Detail Cantuman Kembali

XML

Deskripsi Analisis Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Untuk Meningkatkan Membaca Lancar Siswa Kelas II MI Tabriyatun


Latar belakang masalah penelitian ini adalah kurangnya keterampilan siswa dalam membaca, baik membaca permulaan maupun membaca lancar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi mengajar yang dilakukan ketika di kelas. Sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru ketika proses belajar mengajar berlangsung. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1). Apakah melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam membaca lancar?, (2). Apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan membaca lancar siswa?. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Mendeskripsikan hasil analisis penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe scramble untuk meningkatkan keterampilan membaca lancar siswa, (2). Mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang dapat mempengaruhi keterampilan membaca lancar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan tabel analisis keterampilan membaca lancar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble. Peneliti dalam hal ini menggunakan teknik sampling purposive dengan menggunakan sampel siswa sebanyak 12 orang dari populasi sebanyak 24 orang siswa. Hal ini dikarenakan kondisi siswa yang tidak memungkinkan untuk hadir secara keseluruhan karena masa pandemi covid-19. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sebelum penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe scramble keterampilan membaca lancar siswa tidak maksimal, hal ini terlihat berdasarkan hasil rata-rata nilai siswa yang masih di bawah kkm (70) sebesar 60. Sedangkan setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble terdapat peningkatan nilai rata-rata di atas kkm yakni sebesar 80. Hal ini terlihat berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa siswa dapat menyelesaikan tes soal dalam bentuk kalimat acak yang disusun menjadi kalimat yang sempurna dengan benar dan mampu membaca lancar dengan baik. (2) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keterampilan membaca lancar siswa seperti faktor internal yaitu motivasi minat membaca siswa dan kesiapan siswa dalam belajar dan faktor eksternal yaitu lingkungan keluarga, sosial, dan lingkungan sekolah. Model pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat meningkatkan keterampilan membaca lancar kelas II MI Tarbiyatun Mubtadin.
Nabihatin Nisaa - Personal Name
SKRIPSI PGMI 1626
2x7.32
Text
Indonesia
2021
serang
xv + 77 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...