Detail Cantuman Kembali
Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) di Suaka Margasatwa Lamandau Kalimantan Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman,
dominansi, dan kemerataan anggrek, korelasi dengan faktor lingkungan, dan
status konservasi anggrek di Suaka Margasatwa Lamandau. Metode jelajah
(eksplorasi) digunakan dengan pembuatan plot berukuran 20m x 20m yang
diletakkan secara purposive sampling. Parameter lingkungan seperti intensitas
cahaya, kelembapan udara, suhu, kelembapan tanah, dan pH tanah juga
diukur. Hasil eksplorasi didapatkan 56 spesies anggrek epifit dan 6 spesies
anggrek terestrial. Pada anggrek epifit indeks keanekaragaman H’= 3,36
(tinggi), dominansi C=0,05 (rendah), dan kemerataan E=0,83 (tinggi)
sedangkan pada anggrek terestrial indeks keanekaragaman H’= 0,22 (rendah),
dominansi C=0,93 (tinggi), dan kemerataan E=0,12 (rendah). Pada anggrek
epifit menunjukan korelasi negatif pada intensitas cahaya (-0,603), suhu (-
0,745), dan berkorelasi positif dengan kelembapan udara (0,814) sedangkan
pada anggrek terestrial berkorelasi negatif pada kelembapan tanah (-0,538),
pH tanah (-0,029), dan bekorelasi positif dengan intensitas cahaya (0,932).
Terdapat 5 jenis anggrek endemik Pulau Kalimantan yaitu Bulbophyllum
anceps, Bulbophyllum reticulatum, Coelogyne motleyi, Dendrobium lowii,
dan Dendrobium pseudolamellatum. Status konservasi anggrek berdasarkan
IUCN Red List terdapat tiga spesies yang terindeks status LC (Least
Concern) yaitu Bromheadia finlaysoniana, Bulbophyllum macranthum, dan
Claderia viridiflora dan semua anggrek yang teridentifikasi masuk ke dalam
daftar CITES Appendix II serta tidak ada spesies yang terdaftar pada
lampiran lampiran Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan Nomor:
P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.
Siti Assyifa Liany - Personal Name
SKRIPSI BIO 001
584.4
Text
Indonesia
2023
serang
xvii + 102 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







