Detail Cantuman Kembali
Transformasi Yayasan Ponpes Ashhabul Maimanah Sampang (Pusat) Tirtayasa Serang Pasca Kepemimpinan Pendiri
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan
menjelaskan perkembangan dan transformasi Yayasan Pondok
Pesantren Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang serta faktorfaktor penghambat transformasi Yayasan Pondok Pesantren Ashhabul
Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang Pasca Kepemimpinan Pendiri..
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuannya
untuk mendeskripsikan komponen yang ditemui dalam penelitian serta
menganalisisnya dengan mengumpulkan informasi dengan
menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil
penelitian membuktikan bahwa pasca kepergian pendiri yaitu Kh.
Syanwani, ponpes Ashhabul Maimanah menghadapi kondisi yang tidak
diharapkan atau diinginkan mengingat sosok Kh Syanwani yang
kharismatik, tegas, disiplin dan berilmu luas mengakibatkan sedikit
kegoncangan yang terjadi di yayasan ponpes Ashhabul Maimanah
Pusat Tirtayasa. Menurut Kh Daelami kondisi yayasan pondok
pesantren Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang menghadapi
kondisi yang tidak diinginkan ketika wafatnya pendiri (Kh Syanwani)
pada saat itu timbul gesekan keluarga yang ingin mengambil alih
pengelolaan yayasan Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang
dengan otoriter. Sempat menimbulkan ketegangan antara keluarga dan
para pengasuh serta pendidik di yayasan Ashhabul Maimanah Pusat
Tirtayasa. Hal ini berdampak sangat jelas terhadap perkembangan dan
kemajuan ponpes yayasan Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa
dibuktikan dengan menurunnya jumlah santri dan santriwati yang
mukim pada tahun 1990an-2000 dimana hanya berjumlah 30 santri dan
santriwati yang mukim. Kemudian tiba saatnya dimana yayasan
Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa dipimpin oleh Kh Daelami dan
Kh Abdul Wahid, yang mana mereka berupaya untuk berkolaborasi
membangkitkan juga memajukan kembali yayasan pondok pesantren
Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa. Tercatat pada tahun 2015-2022
tak kurang dari 100 santri dan santriwati mukim yang belajar ilmu
agama di yayasan pondok pesantren Ashhabul Maimanah Pusat
Tirtayasa.
Nafsin - Personal Name
TESIS PAI 434
2x7.3
Text
Indonesia
2023
serang
xx + 221 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







