<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26751">
<titleInfo>
<title>Transformasi Yayasan Ponpes Ashhabul Maimanah Sampang (Pusat) Tirtayasa Serang Pasca Kepemimpinan Pendiri</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nafsin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xx + 221 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan 
menjelaskan perkembangan dan transformasi Yayasan Pondok 
Pesantren Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang serta faktorfaktor penghambat transformasi Yayasan Pondok Pesantren Ashhabul 
Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang Pasca Kepemimpinan Pendiri.. 
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuannya 
untuk mendeskripsikan komponen yang ditemui dalam penelitian serta 
menganalisisnya dengan mengumpulkan informasi dengan 
menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil 
penelitian membuktikan bahwa pasca kepergian pendiri yaitu Kh.
Syanwani, ponpes Ashhabul Maimanah menghadapi kondisi yang tidak 
diharapkan atau diinginkan mengingat sosok Kh Syanwani yang 
kharismatik, tegas, disiplin dan berilmu luas mengakibatkan sedikit 
kegoncangan yang terjadi di yayasan ponpes Ashhabul Maimanah 
Pusat Tirtayasa. Menurut Kh Daelami kondisi yayasan pondok 
pesantren Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang menghadapi 
kondisi yang tidak diinginkan ketika wafatnya pendiri (Kh Syanwani) 
pada saat itu timbul gesekan keluarga yang ingin mengambil alih 
pengelolaan yayasan Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa-Serang 
dengan otoriter. Sempat menimbulkan ketegangan antara keluarga dan 
para pengasuh serta pendidik di yayasan Ashhabul Maimanah Pusat 
Tirtayasa. Hal ini berdampak sangat jelas terhadap perkembangan dan 
kemajuan ponpes yayasan Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa 
dibuktikan dengan menurunnya jumlah santri dan santriwati yang 
mukim pada tahun 1990an-2000 dimana hanya berjumlah 30 santri dan 
santriwati yang mukim. Kemudian tiba saatnya dimana yayasan 
Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa dipimpin oleh Kh Daelami dan 
Kh Abdul Wahid, yang mana mereka berupaya untuk berkolaborasi 
membangkitkan juga memajukan kembali yayasan pondok pesantren 
Ashhabul Maimanah Pusat Tirtayasa. Tercatat pada tahun 2015-2022 
tak kurang dari 100 santri dan santriwati mukim yang belajar ilmu 
agama di yayasan pondok pesantren Ashhabul Maimanah Pusat 
Tirtayasa.</note>
<classification>2x7.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 434</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS PAI 434</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 434</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26751</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 09:22:46</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 09:23:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>