<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26749">
<titleInfo>
<title>Pola Pengasuhan Pendidikan Karakter Anak dalam Keluarga Tenaga Kerja wanita (TKW) di Desa Kencana Harapan Kabupaten Serang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahmad Agus Rifa'i</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 210 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pengasuhan anak yang baik dalam keluarga memiliki pengaruh dalam 
pembentukan kepribadian anak. Apabila sejak kecil anak diasuh dengan baik 
dari kedua orang tuanya melalui keteladanan dan kebiasaan hidup orang tua 
maka akan berdampak yang baik bagi proses pendewasaan anak. Permasalahan 
yang timbul adalah ketika anak ditinggal ibu bekerja di luar negeri menjadi 
TKW. Anak yang seharusnya masih memerlukan pengasuhan penuh oleh 
kedua orang tua, tetapi anak terpaksa ditinggal ke luar negeri oleh ibunya dan 
anak di rumah di asuh oleh ayah atau keluarga lainnya. Pembentukan karakter 
anak dilakukan sejak anak usia dini. Keluarga menjadi lingkungan pertama 
dalam proses pendidikan karakter anak. Pola asuh orang tua menjadi salah satu 
faktor utama dalam mendidik dan membentuk karakter anak. Pola asuh orang 
tua terdiri dari tiga jenis, yaitu pola asuh permisif, pola asuh otoriter, dan pola 
asuh demokratis.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1). Kehidupan sosial 
ekonomi keluarga tenaga kerja wanita (TKW) di Desa Kenvcana Harapan 
Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Serang, 2). Bagaimana pola pengasuhan 
dan Pendidikan karakter anak dalam keluarga tenaga kerja wanita (TKW) di 
Desa Kencana Harapan Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten serang, 3). 
Dampak pola pengasuhan dan Pendidikan karakter anak dalam keluarga tenaga 
kerja wanita (TKW) di Desa Kencana Harapan Kecamatan Lebak Wangi 
Kabupaten serang.
Penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Sumber data 
penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data 
yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, 
dokumentasi dan angket. Sedangkan analisis data dilakukan dengan beberapa 
tahap yaitu reduksi data, sajian data, dan verifikasi dan penarikan kesimpulan.
Setelah pemaparan data temuan penelitian dan pembahasan, peneliti 
memperoleh gambaran yang jelas dari hasil penelitian dengan ini peneliti 
menarik kesimpulain sebagai brikut: 1). Faktor pendorong utama para istri 
menjadi TKW adalah faktor ekonomi di karnakan para suami tidak dapat 
mencukupi kebutuhan keluarganya dan faktor selanjutnya adalah karna faktor 
Pendidikan yang rendah selain itu juga upah bekerja di luar negeri cukup untuk 
biaya pendidikan anak. 2). Pola pengasuhan dan Pendidikan anak dalam 
keluarga TKW di Desa Kencana Harapan Kabupaten serang adalah sebagai 
berikut. a. pengasuhan disiplin anak, b. membatasi ruang gerak anak, c. 
menakut-nakuti anak melalui gertakan, d. pemberian nasehat pada anak dan e. 
mendidik anak berupa tangguang jawab dan Pendidikan karakter anak. 3). 
Dampak dari pola pengasuhan dan Pendidikan anak dalam keluarga TKW di 
desa Kencana Harapan Kabupaten Serang adalah sebagai berikut: a). Anak 
yang dididik dengan menggunakan pola asuh permisif, akan mempunyai sifat 
keras kepala, b). Pola asuh otoriter membentuk anak yang mempunyai karakter 
cenderung pendiam dan tidak mandiri, c). Pola asuh demokratis membentuk 
anak menjadi mandiri, dan bisa mengontrol dirinya sendiri serta mempunyai 
percaya diri yang tinggi. Namun yang terjadi di masyarakat adalah orang tua 
tidak hanya menggunakan satu pola asuh dalam mendidik anak-anaknya.</note>
<classification>2x5.1</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 435</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS PAI 435</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 435</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26749</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-09 15:32:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-09 15:32:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>