<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26731">
<titleInfo>
<title>Analisis Penetapan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 4 Tahun 2005 tentang Aborsi Korban Perkosaan dan Hak-Hak Perempuan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fitrotun Najiah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 88 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Akhir-akhir ini maraknya trend yang sering terjadi di kehidupan atau 
lingkungan kita karena semakin tinggi dan cepatnya tuntutan kehidupan. Salah 
satu prilaku yang menjadi trend ini adalah praktek aborsi atau pengguguran 
kandungan. kehamilan akibat dari zina atau KTD (kehamilan tidak di inginkan) 
karena dalam Islam setiap anak di maknai dengan lahir yang suci/fitrah. pada saat 
yang bersamaan, tidak dapat begitu saja mengesampingkan kemungkinan 
terjadinya kehamilan dalam kasus dimana kehamilan akibat perkosaan. 
Perkosaan adalah paksaan suatu hubungan kelamin antara laki-laki dan 
perempuan bukan suami istri yang dimana perempuan tersebut tidak menyetujui 
nya dan hal tersebut salah satu cara melampiaskan hawa nafsu seorang laki-laki 
kepada perempuan, tetapi perempuan itu tidak sama sekali menyetujui dan 
menurut hukum dan moral itu berarti melanggar hak-hak wanita.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1). Bagaimana Analisis fatwa 
MUI No 4 tahun 2005 tentang aborsi korban perkosaan ? 2). Bagaimana hak-hak 
perempuan aborsi akibat korban perkosaan?
Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui fatwa MUI No. 4 tahun 
2005 tentang aborsi korban perkosaan.2).Untuk mengetahui hak-hak perempuan 
aborsi akibat korban pemerkosaan.
Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode 
penelitian kualitatif yang bersifat pustaka (library research) dengan 
menggunakan pendekatan empiris, dengan analisis sumber data yaitu data primer 
yang diperoleh dari buku, jurnal, majalah, catatan dan referensi lainnya data 
sekunder diperoleh dari website dan video youtube yang relevan dengan 
penelitian. Teknik pengumpulan dengan cara di baca kemudian di olah atau 
dianalisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang disusun dalam bentuk 
laporan penelitian.
Berdasarkan hasil kesimpulan penilitian bahwa Analisis fatwa MUI Nomor 
4 Tahun 2005 tentang Aborsi Korban Perkosaan sebenarnya pemerintah tersebut 
tidak secara tegas membolehkan atau melarang aborsi bagi korban perkosaan. 
Namun, fatwa tersebut menekankan bahwa setiap kasus harus dinilai secara 
individual dan ditangani sesuai dengan fakta dan kondisi. Fatwa tersebut juga 
menekankan bahwa keputusan aborsi tidak boleh diambil dengan tergesa-gesa 
atau hanya berdasarkan alasan yang tidak sah. Dan Hak-hak wanita korban 
perkosaan, dan menggugurkan kandungan adalah salah satu hak dari hak 
reproduksi perempuan dan dalam hal ini korban perkosaan harus mendapatkan 
perlindungan hukum baik dalam tindakan aborsi ataupun tidak, karena hal ini 
dapat menimbulkan trauma yang berkepanjangan bahkan bisa saja seumur 
hidupnya.</note>
<classification>2x4.54</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 440</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 440</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 440</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26731</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-09 13:37:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-09 13:37:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>