<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26717">
<titleInfo>
<title>Insān Kāmil di Era Modern (Studi Penafsiran Menurut Ibnu Arabi)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Elok Atika</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxi + 72 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Di era modern ini banyak ketidaklayakan serta turunnya nilai-nilai 
spiritualisme pada diri manusia. Hal ini berhubungan dengan banyaknya 
kerusakan moral yang terjadi, karena tidak adanya peran tuhan di dalam 
dirinya. Maka, untuk membentengi diri dari pengaruh buruk dibutuhkan nilai 
spiritualisme yang membentuk jiwa insan kamil pada seorang hamba. Istilah 
insān kāmil sendiri berasal dari Bahasa arab al-insān yang artinya manusia 
dan kata al-kamil yang artinya sempurna.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan (1) 
Bagaimana Konsep Insān Kāmil Menurut Ibnu Arabi ? (2) Bagaimana 
Penafsiran Ibnu Arabi Di Era Modern Dan Relevansinya ? tujuan nya adalah 
(1) untuk mengamati konsep insan Kamil (2) mengamati dan menganalisis 
penafsiran ibnu arabi di era modern.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) 
yaitu jenis penelitian yang mengkaji terhadap karya ilmiah berupa buku, 
transkip, jurnal dan lain sebagainya, dalam penelitian ini penulis 
menggunakan penafsiran dari kitab tafsir ibnu arabi sebagai sumber data 
primer.
Hasil penelitian ini diketahui bahwa ayat-ayat Insān Kāmil dapat di 
klasifikasikan sebagai berikut: (Al-Baqoroh:30),(As-Sajadah:13-15),(AlMaidah:54) dalam ayat tersebut manusia dan alam sebagai penampakan 
tajallinya Tuhan, Ibnu Arabi dengan konsep Insān Kāmil menggambarkan 
bahwa manusia ideal adalah manusia yang sempurna dari segi wujud dan 
pengetahuannya. Hal tersebut menunjukan bahwa setiap manusia ideal atau 
insān kāmil itu dari setiap hembusan nafas kehidupannya haruslah didasari 
semangat keagamaan yang mumpuni, agar tercipta keselarasan jasmani dan 
rohani dalam diri. Dan relevansi konsep insān kāmil era modern adalah 
untuk menuntut agar manusia modern untuk menjadi pribadi yang Insān 
Kāmil atau konsep itu bisa menjadi pegangan untuk menjadi pribadi yang 
berkualitas.</note>
<classification>2x1.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 535</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 535</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 535</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26717</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-09 10:37:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-09 10:37:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>