Detail Cantuman Kembali
Kualitas Hadis-Hadis tentang Ākḥlāqul Kārimāḥ Anak terhadap Orang Tua dalam Kitab Ihya Ulumiddin Karya Imam Al-Ghazali
Penelitian tentang Akhlakq ini melatar belakangi banyaknya
anak yang tidak sadar akan pentingnya sebuah kesopanan, etika dan
moral yang tidak mengarah secara islami dengan baik, namun masih
banyak juga akan ketidak sadaran mereka mengenai pentingnya
Ākḥlāqul Kārimāḥ anak terhadap kedua orang tua. Sedangkan
penelitian kitab Ihya „Ulumiddin di latar belakangi oleh adanya
kontropersial oleh sebagian ulama, pada pengkritikan para ulama yang
kontra adalah karena warna tasawuf yang sangat kental dalam kitab
„Ihya bahkan ada beberapa ungkapan Imam Al-Ghazali yang dinilai
sudah keluar dari jalan syariat, Oleh karenanya penulis perlu mengkaji
sebagian kecil hadis-hadisnya dalam kitab ini sehingga bisa dijadikan
sebagai rujukan.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis mencantumkan
rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1). Bagaimana kualitas
hadis-hadis tentang Ākḥlāqul Kārimāḥ Anak terhadap orang tua dalam
kitab Ihya 'Ulumiddin? 2). Bagaimana penjelasan Al-Ghazali dan
Ulama tentang Hadis-hadis Ākḥlāqul Kārimāḥ Anak terhadap orang tua
dalam kitab Ihya 'Ulumiddin?
Adapun tujuan dari dari akripsi adalah: 1). Untuk mengetahui
kualitas hadis-hadis tentang Akhlaqul Karimah Anak terhadap orang
tua dalam kitab Ihya 'Ulumiddin. 2). Untuk Mengetahui penjelasan AlGhazali dan Ulama mengenai Hadis-Hadis tentang Akhlakul Karimah
anak terhadap orang tua.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
menggunakan Studi Pustaka (Library Researceh), yaitu metode
penelitian kepustakaan yang bersifat deskriptif, dengan berbagai
macam bantuan buku-buku atau data-data yang berupa karya ilmiah,
baik skripsi, makalah, jurnal dan lainnya. Adapun sumber data primer
yaitu data asli yang bersumber langsung dari Kitab Ihya „Ulumiddin,
sedangkan sumber data sekunder adalah kitab-kitab hadis terutama
kitab Kutub at-Tis‟ah yang memuat hadis yang akan diteliti. Hasil dari skripsi ini sebagai berikut: pada skripsi ini mengurai
tentang kualitas hadis Ākḥlāqul Kārimāḥ yang terdapat pada kitab Ihya
„Ulumiddin, yang pertama mengurai tentang hadis Hak Orang Tua
yang di riwayatkan oleh Ṡaḥīḥ Muslim Nomor (2779), Sunan AtTirmidżī nomor (1829), Sunan Ibn Mājah nomor (3649), Musnad
Ahmad nomor (6846). Pada hadis berikutnya yang membahas tentang
berbakti kepada orang tua lebih utama dari jihad diriwayatkan oleh
Sunan At-Tirmidżī nomor (1594), dan Sunan An-Nasa’i nomor (3052).
Kemudian hadis berikutnya tentang amalan yang paling utama adalah
berbakti kepada orang tua yang hadisnya diriwayatkan oleh Ṡaḥīḥ AlBukhārī nomor (496), Ṡaḥīḥ Muslim nomor (120,) Sunan An-Nasa’i
nomor (606), dan Imam Ahmad nomor (3695).
Kemudian pada hadis pertama tentang Hak Orang tua, menurut
pendapat Ijma Ulama, M. Nashirudin Al-Albani, Abu Thahir Zubair
„ali Zai, Syu‟aib Al-Arnauth dan Ahmad Syakir bahwa hadis yang
diriwayatkan oleh Ṡaḥīḥ Muslim nomor 2779, Sunan At-Tirmidżī nomor
1829, Sunan Ibn Mājah nomor 3649, dan Imam Ahmad nomor 6846
bahwa sanad hadisnya berkualitas Ṡaḥīḥ. Pada hadis kedua tentang
berbakti kepada orang tua lebih utama dari jihad, menurut pendapat
ulama M. Nashiruddin Al-Albani dan Abu Thahir Zubair „Ali Zai
bahwa hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidżī nomor 1594 dan
Sunan An-Nasa‟i nomor 3052 sanadnya berkualitas Ṡaḥīḥ. Pada hadis
ketiga tentang amalan yang paling utama adalah berbakti kepada orang
tua, menurut pendapat ulama Syu‟aib Al-Arnauth, Ahmad Syakir, M.
Nashiruddin Al-Albani dan Abu Thahir Zubair „Ali Zai pada hadis
yang diriwayatkan oleh Ṡaḥīḥ Al-Bukhārī nomor 496, Ṡaḥīḥ Muslim
nomor 120, Imam Ahmad nomor 3695, Imam An-Nasa‟i nomor 606
memberikan pendapat bahwa kualitas sanad hadisnya Ṡaḥīḥ.
Alpiah - Personal Name
SKRIPSI IH 97
2x2
Text
Indonesia
2022
serang
xxv + 134 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







