<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26551">
<titleInfo>
<title>Kewenangan dan Fungsi Pemerintah Daerah Terhadap Perlindungan Anak Terlantar Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Perspektif Fiqih Siyasah</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Malik Setiawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 94 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan 
Daerah, yang kemudian menjadi landasan pelaksanaan otonomi daerah, 
sebagaimana pasal 1 angka 6 pada Undang-undang ini bahwa, otonomi daerah 
yaitu hak, kewajiban, dan kemampuan daerah untuk mengatur sendiri urusan 
pemerintahan sesuai dengan kepentingan masyarakat. Pemerintah daerah telah 
mendapatkan penguatan program dari pusat dalam memberikan perlindungan 
kepada anak terlantar, melalui dana dekonsentrasi Kementerian Sosial, yang 
berdasakan data Dinsos ada 3.302 jiwa atau sekitar 39%anak terlantar. 
Melalui anggaran dan program, diharapkan kinerja pemerintah daerah untuk 
lebih optimal.
Perumusan masalah dari penelitian ini adalah: (1) Bagaimana 
kewenangan dan fungsi pemerintah daerah kota serang dalam perlindungan 
anak terlantar berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang 
pemerintah daerah?, (2) Bagaimana pandangan Fiqh Siyasah terhadap 
kewenangan dan fungsi pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan 
kepada anak terlantar?,
Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah: (1) Untuk mengetahui 
kewenangan dan fungsi pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan 
kepada anak terlantar berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 
tentang Pemerintah daerah., (2) Untuk mengetahui pandangan Fiqh Siyasah 
terhadap kewenangan dan fungsi pemerintah daerah dalam memberikan 
perlindungan kepada anak terlantar.
Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah 
metode deskriptif analitis yang berbasis pada pendekatan kualitatif dan 
dengan jenis penelitian empiris atau biasa disebut dengan penelitian lapangan 
(field reaserch).
Hasil penelitian dan pembahasan dalam skripsi ini meliputi:
Kewenangan dan fungsi pemerintah daerah berdasarkan Undang-undang 
nomor 23 tahun 2014 yaitu Dinsos membantu Bupati dalam melaksanakan 
urusan pemerintahan. Perumusan kewenangan ini di laksanakan melalui 
kebijakan di bidang rehabilitasi sosial dan jaminan perlindungan sosial, 
pemberdayaan sosial. Penetapan strategi maupun kebijakan yang diambil oleh 
Dinas Sosial Kota Serang akan mempertimbangkan keadaan baik Internal 
ataupun Eksternal. Namun kendala yang dihadapi Dinas Sosial dalam 
memberikan perlindungan terhadap anak terlantar yaitu kurangnya sumber 
daya manusia dan minimnya dana dari pemerintah. Selain itu, Kewenangan 
dan fungsi Dinas Sosial jika ditinjau dari Fiqh Siyasah maka termasuk ke 
dalam Siyasah Dusturiyah, karena dalam bagian siyasah dusturiyah mengkaji 
tentang peraturan perundang-undangan, penetapan hukum oleh lembaga 
legislative, peradilan dalam kerumahan yudikatif, dan pelaksana pemerintah 
oleh kekuasaan eksekutif.</note>
<classification>2x4</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 442</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 442</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 442</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26551</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 10:11:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 10:11:38</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>