<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26542">
<titleInfo>
<title>Persetujuan Perppu Menjadi Undang-Undang dalam Perspektif Negara Hukum dan Maslahah Mursalah (Studi Perppu Nomor 1 Tahun 2020)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dzikri Hidayatullah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 118 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia 
yaitu Perppu. Sebagaimana dalam Pasal 22 ayat (1) UUD 1945 Perppu 
dikeluarkan oleh Presiden dalam keadaan kegentingan yang memaksa. 
Namun dalam Pasal 22 ayat (2) UUD 1945 dijelaskan bahwa setelah 
Perppu dikeluarkan oleh Presiden, maka harus dilakukan persetujuan oleh 
DPR. Persetujuan Perppu menjadi undang-undang ini penting dilakukan, 
karena Indonesia merupakan negara hukum dan negara dengan umat Islam 
terbesar di dunia. Dimana dalam negara hukum memiliki prinsip dasar 
yang harus senantiasa dijalankan dan dalam hukum Islam ada yang 
dikenal dengan Maslahah Mursalah yang memiliki prinsip dasar yang 
harus dijalankan pula.
Namun yang menjadi permasalahan adalah: 1) Bagaimana 
pengaturan persetujuan Perppu menjadi undang-undang oleh DPR 
berdasarkan Pasal 22 ayat (2) Undang-Undang Dasar Tahun 1945? 2) 
Bagaimana praktik persetujuan Perppu menjadi undang-undang dalam 
persperktif negara hukum dan dalam perspektif maslahah mursalah? 3) 
Bagaimanakah indikator yuridis sehingga Perppu Nomor 1 Tahun 2020
disetujui menjadi undang-undang?
Penelitian ini bermaksud atau bertujuan untuk: 1) mengetahui 
pengaturan persetujuan Perppu menjadi undang-undang oleh DPR yang 
berdasarkan pada Pasal 22 ayat 2 Undang-Undang Dasar Tahun 1945, 2) 
mengetahui mengenai praktik persetujuan Perppu menjadi undang-undang
dalam sudut pandang negara hukum dan dalam sudut pandang maslahah 
mursalah, 3) mengetahui apa saja yang menjadi indikator yuridis sehingga 
Perppu Nomor 1 Tahun 2020 dapat disetujui menjadi undang-undang.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library 
research). Adapun pendekatan penelitian yang digunakan yaitu 
pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan, serta 
menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Dalam penelitian ini 
menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan teknik 
analisis data menggunakan teknik deskriptif.
Penelitian ini berkesimpulan: 1) Pengaturan persetujuan Perppu 
menjadi undang-undang oleh DPR yang berdasarkan pada Pasal 22 ayat 
(2) Undang-Undang Dasar Tahun 1945 yaitu bahwa proses persetujuan 
Perppu menjadi undang-undang dilakukan melalui proses yang sama 
dengan pembahasan RUU yang diajukan oleh pemerintah ke DPR. 2) Jika 
dilihat dari perspektif negara hukum, praktik persetujuan Perppu menjadi 
undang-undang tidak bertentangan dengan prinsip dan gagagasan negara 
hukum yaitu pembatasan kekuasaan dan jaminan hak asasi manusia.
Dalam perspektif maslahah mursalah pun praktik persetujuan Perppu 
menjadi undang-undang tidak bertentangan dengan prinsipnya yaitu 
menghilangkan kemudharatan dan menjaga kemanfaatan. 3) Adapun yang 
menjadi indikator yuridis sehingga DPR menyetujui Perppu Nomor 1 
Tahun 2020 menjadi undang-undang yaitu Pasal 22 ayat (1) UUD Tahun 
1945 beserta kriteria keadaan kegentingan yang memaksa dalam Putusan 
Mahkamah Konstitusi Nomor 138/PUU-VII/2009.</note>
<classification>2x4</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 437</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 437</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 437</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26542</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-27 15:40:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-27 15:40:24</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>