<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26508">
<titleInfo>
<title>Layanan Konseling Individual untuk Mengatasi Kecemasan Masyarakat Akibat Perubahan Iklim (Studi kasus pada Masyarakat Pesisir Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dani Mukarom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 79 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Perubahan iklim diartikan sebagai perubahan signifikan iklim karena meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida dan jenis gas lainnya di atmosfer yang menyebabkan terjadinya fenomena efek gas rumah kaca. Dampak perubahan iklim sangat berbahaya bagi kesehatan mental manusia. Berbagai peristiwa perubahan iklim ekstrim dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti kecemasan. Tujuan dalam penelitian ini ialah: 1) Untuk mengetahui bagaimana kecemasan yang dialami oleh masyarakat Pesisir Karangantu akibat perubahan iklim. 2) Menganalisis program layanan bimbingan dan konseling yang tepat dan dapat dilakukan oleh konselor dalam menyikapi dampak perubahan iklim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara kepada informan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: 1) Masyarakat Pesisir Karangantu, merasakan kecemasan akibat dampak perubahan iklim. Gejala kecemasan tersebut diantaranya: Gejala fisik: merasa gugup ketika datang angin kencang dan banjir rob. Gejala behavioral: merasakan diri terguncang, perilaku menghindar dan perilaku melekat atau dependen. Gejala secara kognitif: sulit untuk berkonsentrasi dan merasakan ketakutan. 2) Untuk menanggulangi gejala gejala kecemasan tersebut peneliti mengusulkan beberapa program layanan bimbingan dan konseling: 1) Melakukan pelayanan responsif kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan segera. Layanan responsif ini bisa berupa layanan konseling individual maupun konseling kelompok. 2) Melakukan pelayanan konsultasi, berupa pemberian wawasan dan pemahaman soal perubahan iklim dan cara cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak dari peruban ikli itu sendiri. 3) Pelayanan dukungan sistem, berupa pengembangan kegiatan, keahlian maupun manajemen pelaksanaan proses konseling.</note>
<classification>152</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 836</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 836</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 836</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26508</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-26 10:59:29</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-26 10:59:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>