<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26431">
<titleInfo>
<title>Demokrasi Konstitusional dalam Penyelenggaraan Negara (Studi Analisis Pemikiran KH. Wahab Chasbullah)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dhika Tabrozi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 102 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Demokrasi merupakan hal yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan negara dengan berdasarkan asas kedaulatan rakyat, musyawarah dan mufakat bukan pada kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan. Pengendalian pemerintah perlu untuk diberikan pembatasan agar tidak terjadi tindakan kesewenang-wenangan kepada masyarakat. Dengan demikian, hadirnya demokrasi konstitusional dalam membatasi tindakan-tindakan kewenang-wenangan pemerintah yang menjadi prinsip fundamental dengan berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai konstitusi negara. Konsepsi Demokrasi konstitusional yang ditawarkan oleh KH. Wahab Chasbullah terbagi menjadi dua prinsip, Pertama. Penyelenggaraan demokrasi berdasarkan asy-syuro (musyawarah), al-‘adalah (keadilan), al-hurriyah (kebebasan) dan al-musawa (kesetaraan) serta memelihara jaminan HAM sebagai hak yang melekat pada manusia. Kedua. Penyelenggaraan demokrasi dengan berprinsip pada maqashid asy�syariah sebagai kebutuhan dasar manusia yang menjadi visi syariat Islam terhadap perlindungan atas agama (hifz ad-din), perlindungan terhadap jiwa (hifz an-nafs), perlindungan terhadap akal (hifz al-‘aql), perlindungan terhadap keturunan (hiz an-nasl), dan perlindungan terhadap harta (hifz mal). Kemudian, KH Wahab Chasbullah menambahkan perlindungan terhadap kehormatan manusia (hifz al’irdh), dan perlindungan terhadap lingkungan hidup (hifz al-biah). Perumusan masalah dari penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana konsep demokrasi konstitusional dalam penyelenggaraan negara yang dikembangkan oleh pemikiran KH. Wahab Chasbullah? 2. Bagaimana implementasi demokrasi konstitusional dalam penyelenggaraan negara oleh KH. Wahab Chasbullah melalui perspektif Maqashid Asy-syariah? Tujuan dari skripsi ini yaitu: 1. Untuk mengetahui konsep demokrasi konstitusional terhadap penyelenggaraan negara yang dikembangkan oleh KH. Wahab Chasbullah. 2. Untuk mengetahui implementasi demokrasi konstitusional dalam penyelenggaraan negara oleh KH. Wahab Chasbullah melalui perspektif Maqashid Asy-syariah. Metode yang digunakan penelitian ini difokuskan pada kajian pustaka (kualtitatif) dengan sumber referensi data-data penelitian diperoleh dari literatur buku-buku yang memiliki relevansi dan dapat mendukung pemecah masalah. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1. Konsep demokrasi konstitusonal yang ditawarkan oleh KH. Wahab Chasbullah dengan merujuk pada hak-hak konstitusional warga negara dengan memelihara jaminan HAM sebagai hak yang melekat pada diri seseorang. 2. Implementasi demokrasi konstitusional melalui perpektif maqashid asy-syariah menjadi visi utama dalam bernegara karena jaminan-jaminan atas kebebasan seseorang menjadi hak utama dalam jaminan konstitusional warga negara.</note>
<classification>2x6.2</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 431</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 431</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 431</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26431</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-19 08:31:07</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-19 08:31:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>