<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26395">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Penggunaan Metode Bercerita Terhadap Kemampuan Berbicara Siswa di Madrasah Ibtidaiyah</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Uum Ashimah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 69 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan berbicara siswa bahasa Indonesia pada pokok bahasan karangan cerita. Penelitian ini dilakukan di kelas V MIT Mathlaul Anwar di Kabupaten Tangerang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Penelitian ini dalam metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan desain penelitian pretest posttest one group design. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas V semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 di Kabupaten Tangerang. Sampel yang diambil adalah kelas V dengan jumlah 21 siswa di MIT Mathlaul Anwar. Tahap uji instrumen yang dilakukan adalah dengan menggunakan uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Teknik analisis data yang digunakan adalah menghitung uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar yang diajarkan dengan menggunakan metode bercerita memperoleh rata-rata nilai posttest 73,31, sedangkan hasil belajar yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran biasa (konvensional) memperoleh rata-rata nilai pretest 32,69. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan berbicara bahasa Indonesia pada materi menggali informasi tentang karangan bebas kelas V yang diajarkan dengan menggunakan metode bercerita lebih tinggi dibanding dengan pembelajaran biasa (konvensional) (thitung &#62; ttabel yaitu 0,05 &#62; 6.912). Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode bercerita terhadap kemampuan berbicra siswa bahasa Indonesia pada pokok bahasan karangan bebas.</note>
<classification>2x7.32</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1607</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1607</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1607</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26395</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-05 11:09:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-05 11:09:33</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>