Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Perkembangan Industri dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Banten
Perkembangan industri ,investasi di Indonesia tidak dapat di pungkiri karena hingga saat ini telah mencapai hasil yang diharapkan setidaknya industri, investasi telah mengakibatkan transformasi struktural di Indonesia pola pertumbuhan ekonomi secara sektoral di Indonesia sejalan dengan kecenderungan proses transformasi struktural yang terjadi diberbagai Negara. 1) Berdasarkan latar belakang masalah di atas,maka dapat di rumuskan masalahnya: Bagaimana pengaruh perkembangan industri, investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di provinsi Banten periode tahun? 2) Seberapa besar pengaruh industri, investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di provinsi Banten periode tahun? Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui pengaruh perkembangan industri, investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di provinsi banten? 2)Untuk mengetahui berapa besar pengaruh perkembangan industri, investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di provinsi banten? Penelitian ini menggunakan metode uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji F, uji t, koefisien korelasi dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 22. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Dari hasil hipotesis,Dari hasil pengujian data diatas dimulai dengan uji asumsi klasik, regresi berganda, uji f simultan, uji t parsial, uji koefisien korelasi r2 dan uji koefisien determinasi peneliti akan membahas penelitian sebagai berikut : Pada pengujian hipotesis dengan f simultan dan t parsial diketahui bahwa secara simultan variabel industry dan investasi berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja itu dibuktikan dari hasil pengujian SPSS v22.0. Pada uji t parsial industri berpengaruh terhadap penyeapan tenaga kerja, sedangkan pada variabel investasi tidak memiliki keberpengaruhan terhadap penyerapan tenaga kerja. Asumsi tersebut dibuktikan pada tabel coeficient yang diperoleh dari hasil pengujian melalui aplikas SPSS v22.0. Pada pengujian korelasi variabel industri dan investasi memilki hubungan yang kuat terhadap penyerapan tenaga kerja sebesar 0,693 atau 69.3% sedangan koefisien determinasi memperoleh 0.445 atau 44.5% bobot hubunngan pada variabel industri dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja, untuk 55.5% dipengaruhi oleh varabel lain yang tidak tercantumkan dalam peneltian ini.
A. Yani - Personal Name
SKRIPSI EIS 908
331
Text
Indonesia
2020
serang
xiv + 70 hlm: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







