Detail Cantuman Kembali
Jejak Peninggalan KH. TB. Ahmad Chotib dalam Bidang Pendidikan Islam di Banten Sejak Tahun 1948-1966 M
Pendidikan itu sangat penting, karena pendidikan akan membuat kita tidak lekang oleh waktu, kita dapat memilih mana yang baik dan mana yang buruk, sehingga dapat mencapai tujuan hidup yang efektif dan efisien. Melalui pendidikan, kita dapat mengubah sikap dan perilaku individu atau sekelompok orang saat mereka dewasa melalui pengajaran dan pelatihan. Para ulama Banten sangat menyadari bahwa untuk mengubah kehidupan masyarakat Banten harus dilakukan dengan penguasaan ilmu, termasuk ilmu agama Islam. Para ulama, para pendekar dan tokoh masyarakat, tidak hanya memerangi penjajah, tetapi juga menyebarkan ilmu dan ajaran kepada masyarakat. Membangun desa, kota, irigasi, sekolah, madrasah, pasar, dan lain-lain. Salah satu ilmuwan dan pejuang kelahiran Banten adalah KH. TB. Ahmad Chotib yang mendirikan lembaga pendidikan sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat Banten dan sekitarnya. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1). Bagaimana Riwayat Kehidupan KH. TB. Ahmad Chotib? (2). Bagaimana Konsep Pendidikan Islam KH. TB. Ahmad Chotib? (3). Apa Saja Peninggalan KH. TB. Ahmad Chotib dalam Bidang Pendidikan Islam di Banten sejak tahun 1948-1966? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah: (1). Untuk mengetahui Riwayat Kehidupan KH. TB. Ahmad Chotib. (2). Untuk mengetahui Konsep Pendidikan Islam KH. TB. Ahmad Chotib. (3). Untuk mengetahui Peninggalan KH. TB. Ahmad Chotib dalam bidang Pendidikan Islam di Banten sejak tahun 1948-1966. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Metode yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data adalah kajian pustaka. Tahapannya meliputi: Heuristik (Pengumpulan Data), Verifikasi (Kritik Sumber), Interpretasi (Penafsiran), Historiografi (Penulisan). Hasil pembahasan skripsi ini, diperoleh kesimpulan bahwa KH. TB. Ahmad Chotib adalah seorang pejuang dan ulama yang berasal dari Banten. Pada tahun 1945 ia adalah residen pertama Banten. Sebagai seorang pemimpin dan pejuang, ia mengabdikan hidupnya untuk perjuangan agama dan bangsa. KH. TB. Ahmad Chotib memiliki pendirian, tekad untuk mendirikan lembaga pendidikan bagi masyarakat Banten. Lembaga atau yayasan yang didirikan itu bernama Yayasan Maulana Hasanuddin Banten, yang dibagi menjadi tiga bidang. Pertama di bidang agama, yang kedua di bidang pendidikan, dan yang ketiga di bidang sosial. Ketiga wilayah ini didirikan secara bersamaan pada tahun 1948. Dalam bidang agama KH. TB. Ahmad Chotib mendirikan pondok pesantren yang dinamai Masarratul Muhtajin, kedua dalam bidang pendidikan KH. TB. Ahmad Chotib mendirikan sekolah yang diberi nama Masarratul Muta’allimin, dan yang terakhir dalam bidang sosial diberi nama Masarratul Tanjih.
Surtini - Personal Name
SKRIPSI SPI 557
2x9.7
Text
Indonesia
2023
serang
xiv + 119 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







