Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Debt to Equity Ratio Terhadap Return On Asset Pada Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Tahun 2017-2021
Dalam menjaga eksistensinya, setiap perusahaan termasuk perusahaan asuransi syariah, ditunjukkan dengan kinerja perusahaan melalui rasio keuangan. Seperti tujuan utama sebuah perusahaan yaitu memaksimalkan laba, untuk meningkatkan nilai perusahaan yang dapat diukur dengan menggunakan rasio profitabilitas yaitu return on asset. Selain itu, perlu juga memperhatikan rasio lain untuk mengukur tingkat kesehatan suatu perusahaan untuk mencapai target keuntungan, salah satunya dengan menggunakan rasio solvabilitas yaitu debt to equity ratio. Penulis menemukan beberapa kasus yang menunjukkan permasalahan terkait dengan variabel penelitian. Pada kasus PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk memiliki nilai debt to equity ratio yang cukup baik sehingga return on asset pada perusahaan ini berada di atas nilai standar. Akan tetapi, pada PT. Nusantara Sawit Sejahtera Tbk memiliki nilai debt to equity ratio yang terlalu tinggi dan berdampak buruk pada retun on asset, serta pada PT. Darma Henwa Tb juga memiliki debt to equity ratio tinggi hingga mengakibatkan terjadinya nilai minus pada return on asset. Kemudian, pada perusahaan asuransi jiwa syariah penulis menemukan fenomena terjadinya kenaikan debt to equity ratio yang sangat tinggi dan fenomena penurunan return on asset yang menyusut cukup tajam. Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021? 2) Seberapa besar pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengidentifikasi pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021. 2) Untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi data panel, uji hipotesis dan koefisien determinasi. Adapun data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website resmi perusahaan asuransi jiwa syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap return on asset, pengujian hasil hipotesis diketahui bahwa nilai t hitung > t tabel sebesar 5,808281 > 1,69236 dengan tingkat signifikansi 0,0000 < 0,05. Setelah dilakukan analisis statistik diketahui bahwa persamaan model analisis regresi ROA = 0,044863 + 0,012515 DER + ti. Nilai yaitu 0,509483 artinya sebesar 50%, hal ini berarti 50% Return On Asset dipengaruhi oleh Debt to Equity Ratio dan sisanya sebesar 50% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Dalam menjaga eksistensinya, setiap perusahaan termasuk perusahaan asuransi syariah, ditunjukkan dengan kinerja perusahaan melalui rasio keuangan. Seperti tujuan utama sebuah perusahaan yaitu memaksimalkan laba, untuk meningkatkan nilai perusahaan yang dapat diukur dengan menggunakan rasio profitabilitas yaitu return on asset. Selain itu, perlu juga memperhatikan rasio lain untuk mengukur tingkat kesehatan suatu perusahaan untuk mencapai target keuntungan, salah satunya dengan menggunakan rasio solvabilitas yaitu debt to equity ratio. Penulis menemukan beberapa kasus yang menunjukkan permasalahan terkait dengan variabel penelitian. Pada kasus PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk memiliki nilai debt to equity ratio yang cukup baik sehingga return on asset pada perusahaan ini berada di atas nilai standar. Akan tetapi, pada PT. Nusantara Sawit Sejahtera Tbk memiliki nilai debt to equity ratio yang terlalu tinggi dan berdampak buruk pada retun on asset, serta pada PT. Darma Henwa Tb juga memiliki debt to equity ratio tinggi hingga mengakibatkan terjadinya nilai minus pada return on asset. Kemudian, pada perusahaan asuransi jiwa syariah penulis menemukan fenomena terjadinya kenaikan debt to equity ratio yang sangat tinggi dan fenomena penurunan return on asset yang menyusut cukup tajam. Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021? 2) Seberapa besar pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengidentifikasi pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021. 2) Untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh debt to equity ratio terhadap return on asset pada perusahaan asuransi jiwa syariah tahun 2017-2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi data panel, uji hipotesis dan koefisien determinasi. Adapun data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website resmi perusahaan asuransi jiwa syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap return on asset, pengujian hasil hipotesis diketahui bahwa nilai t hitung > t tabel sebesar 5,808281 > 1,69236 dengan tingkat signifikansi 0,0000 < 0,05. Setelah dilakukan analisis statistik diketahui bahwa persamaan model analisis regresi ROA = 0,044863 + 0,012515 DER + ti. Nilai R yaitu 0,509483 artinya sebesar 50%, hal ini berarti 50% Return On Asset dipengaruhi oleh Debt to Equity Ratio dan sisanya sebesar 50% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Aneu Puspita Andayani - Personal Name
SKRIPSI AS 406
368
Text
Indonesia
2023
serang
xvi + 108 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







