Detail Cantuman Kembali

XML

تنسيق الألفاظ في ترجمة شعر مرثاة في فقيد الشيخ العلامة محمد علي الصابوني للحبيب أبو بكر العدني المشهور (دراسة نقد الترجمة)


Untuk memahami syair berbahasa asing tentunya diperlukan teori
penerjemahan yang sesuai. Karena puisi merupakan salah satu karya sastra
yang dapat diterjemahkan kedalam berbagai bahasa. Metode penerjemahan
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penerjemahan Newmark.
Newmark mengembangkan metode penerjemahannya menjadi 2 model yaitu
metode yang berorientasi pada bahasa sumber dan metode yang berorientasi
pada bahasa sasaran. Diksi merupakan faktor utama dalam penerjemahan.
Kritik terjemahan ini dilakukan untuk pertimbangan tentang baik atau
buruknya suatu karya terjemahan ditinjau dari aspek yang diterima dalam
masyarakat bahasa sasaran. Syeikh Habib Abu Bakr Al Adni Al Masyhur
merupakan seorang penyair dan pengarang kitab. Salah satu syairnya adalah
syair “Ratapan untuk Syeikh Ali Al Shobuni”
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas oleh peneliti adalah sebagai
berikut: 1. Metode penerjemahan apa yang digunakan dalam syair ratapan
untuk syeikh ali al shobuni karya habib abu bakr al adni al masyhur? 2.
Apakah dksi yang dipilih oleh penerjemah syair Ratapan untuk Syeikh Ali Al
Shobuni karya Habib Abu Bakr Al Adni Al Masyhur sudah tepat dan sesuai
secara diksi? Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Untuk mengetahui metode
yang digunakan dalam menerjemakan syair Ratapan untuk Syeikh Ali Al
Shobuni karya Habib Abu Bakr Al Adni Al Masyhur. 2. Mengetahui akurasi
kata yang dipilih penerjemah Syair Ratapan untuk Syeikh Ali Al Shobuni
karya Habib Abu Bakr Al Adni Al Masyhur.
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif studi
kepustakaan. Metode kualitatif yaitu metode penelitian yang menghasilkan
data deskriptif berupa kata kata tertulis, dari buku-buku yang berkaitan
dengan masalah penelitian.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
terdapat 5 metode penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah yaitu 16
bait menggunakan metode penerjemahan harfiah, 13 bait menggunakan
metode penerjemahan bebas, 2 bait menggunakan metode penerjemahan
idiomatis, 1 bait menggunakan metode penerjemahan kata demi kata, 1 bait
menggunakan metode penerjemahan adaptasi. Adapun dalam kritik peranti
diksi terdapat beberapa aspek Tsu yang diterjemahkan secara bebas maupun
kata perkata, tetapi dalam syair terjemahan tersebut masih sesuai dengan
konteks dalam kalimat tersebut. Dalam terjemahan syair ini, peneliti masih
menemukan beberapa pilihan kata yang kurang sesuai dan kurang tepat dalam
pemilihan diksi dalam kalimat.
Mahsa Reyhan Al Rasyid - Personal Name
SKRIPSI BSA 376
492
Text
Bahasa Arab
2022
Serang Banten
xiv + 77 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...