<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26030">
<titleInfo>
<title>Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk Mengatasi Shopaholic 
Online Shop pada Mahasiswi (Studi Kasus di Universitas Islam 
Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Esa Bagas Alfiansyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 99 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Shopaholic online shop adalah seseorang yang tidak dapat 
mengontrol keinginannya untuk berbelanja online, sehingga orang 
tersebut menghabiskan banyak waktu dan menghabiskan banyak uang 
tanpa memikirkan yang konseli beli layak atau tidak. Seseorang yang 
berbelanja atau membeli barang atau jasa di luar kendali.
Tujuan penelitian yang dicapai adalah: 1). Mengetahui faktor 
penyebab gejala shopaholic online shop di kalangan mahasiswi UIN 
SMH Banten. 2). Mengetahui penerapan dan hasil akhir cognitive 
behavior therapy untuk mengatasi shopaholic online shop pada 
Mahasiswi UIN SMH Banten. 
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 
penelitian kualitatif jenis studi kasus. Dalam pengumpulan data, saya 
menggunakan teknik observasi, kuesioner, wawancara dan 
dokumentasi.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi konseli tidak 
bisa mengendalikan dirinya dalam berbelanja online, tidak pernah puas 
dan tidak pernah bersyukur dengan suatu yang telah dimilikinya. Untuk 
mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan teknik 
cognitive behavior therapy dengan beberapa tahapan yaitu asesmen 
diagnosa, treatment dan evaluasi. Hasil akhir dari penerapan cognitive 
behavior therapy menunjukan hasil yang positif, konseli mulai bisa 
mengendalikan dirinya dalam berbelanja.</note>
<subject authority=""><topic>Cognitive Behavior Therapy</topic></subject>
<classification>153</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 653</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 653</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 653</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26030</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 10:37:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 15:32:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>