<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25950">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Uang Kartal dan BI Rate Terhadap Inflasi di Indonesia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Aunita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 86 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Inflasi didefinisikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum 
dan terus menerus. Inflasi berkaitan dengan kenaikan harga barang dan jasa secara 
umum. Tindakan pemerintah (dalam hal ini adalah bank sentral) yakni mempengaruhi 
situasi makro yang dilaksanakan melalui pasar uang. Dengan memengaruhi proses 
penciptaan uang, pemerintah bisa memengaruhi jumlah uang beredar. Dengan 
mempengaruhi jumlah uang beredar, pemerintah bisa memengaruhi tingkat bunga yang 
berlaku dipasar uang. Melalui tingkat bunga, pemerintah bisa mempengaruhi pengeluaran 
investasi dan selanjutnya permintaan agregat dan akhirnya tingkat harga. Di Indonesia, 
sepanjang tahun 2017 sampai 2019 inflasi mengalami peningkatan dan penurunan. 
Begitu juga BI Rate dan uang kartal. Pada Januari hingga Juni 2019, BI Rate mencapai 
6.00% angka tersebut merupakan yang tertinggi selama kurun waktu 2017-2019. Namun 
hal tersebut tidak diikuti dengan menurunnya peredaran uang kartal yang malah justru 
semakin meningkat. Hal tersebut merupakan salah satu faktor penyebab inflasi.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka perumusan masalah dalam 
penelitian ini adalah : 1) Bagaimana pengaruh uang kartal terhadap inflasi di Indonesia. 
2) Bagaimana pengaruh BI Rate terhadap inflasi di Indonesia. 3) Bagaimana pengaruh 
uang kartal dan BI Rate terhadap inflasi di Indonesia
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis pengaruh uang kartal 
terhadap inflasi di Indonesia. 2) Untuk menganalisis pengaruh BI Rate terhadap inflasi di 
Indonesia. 3) Untuk menganalisis pengaruh uang kartal dan BI Rate terhadap inflasi di 
Indonesia
Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Metode uji 
asumsi klasik yang digunakan adalah uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji 
multikolinearitas, uji autokorelasi serta uji statistik berupa uji F dan uji T kemudian 
analisis koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Data yang digunakan dalam 
penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Bank Indonesia dan Kementrian 
Perdagangan Indonesia dengan kurun waktu 2017-2019.
Berdasarkan pengujian secara parsial bahwa uang kartal tidak perpengaruh 
terhadap inflasi Indonesia ditunjukkan dengan nilai sebesar -2,714 dan 
sebesar 2.03452. hal tersebut menunjukkan lebih kecil dari (-2,714 &#60; 
2.03452). Sedangkan BI Rate dengan sebesar -1,762 dan sebesar 2.03452. 
hal tersebut menunjukkan lebih kecil dari (-1,762 &#60; 2.03452) yang yang 
artinya secara parsial BI Rate tidak berpengaruh terhadap inflasi di Indonesia. Kemudian 
hasil uji simultan uang kartal dan BI Rate berpengaruh terhadap inflasi di Indonesia 
ditunjukkan dengan nilai lebih besar dari (12,527 &#62; 3.28).</note>
<subject authority=""><topic>Uang Kartal, BI Rate</topic></subject>
<classification>332</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 874</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI EIS 874</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 874</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25950</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-14 09:24:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-14 09:24:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>