<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25797">
<titleInfo>
<title>Pembiasaan Sholat Dhuha 
Dalam Menanamkan Karakter Siswa Kelas 4 dan 5 (Studi Kasus di SD Islam AlAzhar 10 Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ernawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 58 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait bagaimana 
pelaksanaan pembiasaan sholat dhuha dalam menanamkan karakter siswa kelas 4 
dan 5. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif 
karena pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan 
dokumentasi. Teknik analisis data yang pada penelitian ini adalah reduksi data, 
penyajian data dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian 
menunjukan bahwa pelaksanaan pembiasaan sholat dhuha dalam menanamkan 
karakter siswa kelas 4 dan 5 (Studi Kasus di SD Islam Al-Azhar10 Serang) ini 
dilaksanakan setiap hari pada pukul 06.55–07.30 WIB. secara terus menerus 
Tahapan pelaksanaanya yaitu: Pertama, guru mengintrusikan siswa untuk segera 
berwudhu dan mempersiapkan alat sholatnya. Kedua, guru memulai pembiasaan 
sholat dhuha dengan membimbing bacaan dan gerakan sholat siswa hingga salam 
dan do’a setelah sholat dhuha. Ketiga, guru mengintruksikan siswa untuk 
merapikan alat sholatnya ke tempatnya masing-masing. Guru menutup pembiasaan 
sholat dhuha dengan nasehat dan motivasi pada siswa. Upaya yang guru lakukan 
meliputi: pembiasaan, keteladanan dan ketegasan serta nasehat dan motivasi. 
Faktor penghambat, adapun Faktor penghambatnya adalah kurangnya kedisplinan 
siswa dan karakter siswa yang beragam. Faktor pendukung, adapun faktor 
pendukungnya yaitu sarana yang lengkap dan peran guru yang optimal.</note>
<subject authority=""><topic>Menanamkan Karakter</topic></subject>
<classification>2x7.32</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3287</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PAI 3287</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3287</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25797</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-03 11:37:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-03 13:47:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>