<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25773">
<titleInfo>
<title>Pengembangan Media Video Animasi Berbasi Powtoon pada Pembelajaran IPA Materi Pencernaan Manusia (R&#38;D di Kelas V SD Negeri Pancuran Kramatwatu)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ayu Rizka Utami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv+106 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pengembangan dan untuk 
mengetahui kelayakan media video animasi powtoon di SD Negeri Pancuran 
Kramatwatu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development
(R&#38;D) dengan memodifikasi model ADDIE yang dilakukan hingga pada langkah 
ke lima, adapun langkah-langkah tersebut sebagai berikut: (1) Analisis, (2) Desain, 
(3) Pengembangan, (4) Implementasi, dan (5) Evaluasi. Modifikasi ini dilakukan 
karena keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga. Berdasarkan langkah-langkah di 
atas, peneliti menghasilkan produk berupa media video animasi powtoon pada 
pembelajaran IPA. Pengujian validitas meliputi tiga aspek yaitu fisik atau tampilan, 
aspek pemnafaatan, dan aspek materi yang melibatkan beberapa validator dengan 
latar belakang profesi yang berbeda. Dari data yang diperoleh 1) media video 
animasi powtoon mendapatkan skor validasi ahli media sebesar 86% dengan 
kategori “Sangat Layak”, 2) mendapatkan skor validasi ahli materi sebesar 95% 
dengan kategori “Sangat Layak”, 3) mendapatkan skor validasi guru kelas sebesar 
93% dengan kategori “Sangat Layak”. Selanjutnya dilakukan uji coba produk 
kepada 23 siswa dengan nilai hasil rata-rata 93,6 dengan kategori “ Sangat Baik”. 
Dan hasil respon siswa mencapai skor 100% dengan kategori “Sangat Baik”. Jadi 
dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video animasi powtoon layak dan 
efektif digunakan dalam pembelajaran IPA materi pencernaan manusia.</note>
<classification>372</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1561</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1561</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1561</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25773</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-02 14:54:12</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-02 14:54:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>