<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25750">
<titleInfo>
<title>Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Antalogi Cerita Rakyat Banten Tema Lingkungan Tempat Tinggalku pada Siswa Kelas IV MI Miftahul Hayat</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ati Fasihati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv+95 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar 
berbasis antalogi cerita rakyat banten tema lingkungan tempat tinggalku pada 
siswa kelas IV MI Miftahul Hayat. Jenis penelitian ini menggunakan metode
penelitian (reseacrch and development) model pengembangan 4-D dari 
Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahapan yaitu, 1) pendefinisian (define), 2) 
perancangan (design), 3) pengembangan (development), dan 4) penyebaran 
(disseminate). Metode dan model ini dipilih karena model pengembangan ini
lebih efektif untuk mengembangkan perangkat dalam pembelajaran. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian berupa observasi, wawancara, angket, 
dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis deskriptif dengan sampel 12 siswa kelas IV MI Miftahul Hayat. 
Dalam pengujian validasi meliputi tiga aspek yaitu: aspek tampilan, aspek 
kelayakan, dan aspek pemanfaatan. Hasil bahan ajar yang dikembangkan 
merupakan kriteria valid dan layak dalam hitungan (Skala likert) berdasarkan 
penilaian dari ahli materi, ahli media, dan guru kelas IV. Kualitas kelayakan 
bahan ajar berbasis antalogi cerita rakyat Banten yang dikembangkan oleh 
peneliti sangat layak digunakan dengan uji validasi oleh beberapa para ahli 
meliputi validasi ahli materi dengan memperoleh skor persentase sebesar 
90% dengan katagori „‟sangat layak‟‟, validasi ahli media memperoleh skor 
persentase sebesar 86% dengan katagori „‟layak‟‟, dan validasi guru kelas IV 
dengan skor persentase sebesar 90% dengan katagori „‟sangat layak‟‟. 
Berdasarkan hasil respon siswa MI Miftahul Hayat pada uji coba skala kecil 
atau yang disebut dengan uji coba terbatas memperoleh skor persentase 
sebesar 92% dengan kriteria „‟sangat baik‟‟. Dengan demikian, dapat 
disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis antalogi cerita rakyat Banten layak 
untuk digunakan dalam proses pembelajaran.</note>
<classification>2x7.32</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1568</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1568</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1568</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25750</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-01 14:55:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-01 14:56:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>