Detail Cantuman Kembali
Mengembangkan Motorik kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Tradisional Engklek di Kampung Gintung, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang-Banten
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan motorik kasar anak usia dini. Melalui aktivitas permainan tradisional engklek. Dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif melalui tahap pengamatan, wawancara dan tahap dokumentasi. Mengembangkan motorik kasar anak usia dini dapat dilakukan melalui bermain. Agar anak melakukan suatu gerakan yang dapat merangsang otot supaya berkembang motorik kasarnya. Permainan tradisional engklek merupakan aktivitas lompat melompat pada bidang datar yang digambar diatas tanah dengan membuat garis-garis kotak. Pemainnya melompat dengan satu kaki dari kotak satu kekotak berikutnya. Adapun permainan tradisional engklek ini biasanya dilakukan perorang atau berkelompok. Mengembangkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui permainan tradisional engklek, dengan melakukan suatu gerakan yang dapat merangsang motorik kasarnya. Permainan tradisional engklek ini juga dapat mengalihkan perhatian anak agar tidak bermain gadget karena maraknya perkembangan zaman pada saat ini. Mengembangkan motorik kasar kepada anak usia 5-6 tahun harus dikenalkan sedari dini. Agar motorik kasar anak dapat berkembang sesuai dengan tingkatan usia anak. Aktivitas permainan tradisional engklek dapat merangsang motorik kasar anak, dengan permainan tradisional engklek banyak juga manfaat yang didapat selain berkembangnya motorik kasar anak juga dapat membantu anak dalam bersosialisasi dengan anak yang lainnya. Dalam mengembangkan permainan tradisional engklek kepada anak harus menggunakan metode bermain sambil belajar, agar anak tidak menyadari bahwa dirinya sedang belajar sambil bermain.
Uti Jumanti - Personal Name
SKRIPSI PIAUD 126
649
Text
Indonesia
2022
serang
xiii+106 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







