<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25712">
<titleInfo>
<title>تحليل شعر &#34;الإستغاثة الإلهية&#34; لمحمّد دمياطي بن محمّدآمين البنتني (دراسة سيمائية لريفاتير)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Masyuroh Azhar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 63 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam penelitian membahas syair “Al-Istigotsah Al-Ilahiyah” karya 
Muhammmad Dimyati bin Muhammad Amin Al-Bantani tentang do’a dan harapan 
seorang penyair kepada tuhan. peneliti menemukan beberapa kata yang digunakan 
penyair bukan pada posisi semestinya, Peneliti menggunakan analisis teori 
Semiotika Riffaterre sebagai alat untuk mengungkap makna-makna yang tersirat 
dalam syair tersebut melalui tahapan analisis sebagai berikut: (1) Ketidak 
langsungan ekspresi, (2) pembacaan heuristik dan hermeneutik, (3) matriks, model, 
varian dan (4) hipogram. 
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu 
berupa kajian pustaka, memiliki prosedur dan langkah-langkah yang fleksibel 
bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang menjadi fokus dari penelitian. 
teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah, membaca keseluruhan dari syair, 
mengidentifikasi tanda yang terdapat pada syair dan mengklasifikasikannya 
berdasarkan teori semiotika riffaterre, menganalisis data kemudian menyimpulkan 
hasil penelitian. 
Penelitian ini disimpulkan bahwa syair “Al-Istigotsah Al-Ilahiyah” 
Dalam teorinya Semiotika Riffaterre (1) Ketidak langsungan ekspresi pada syair 
tersebut terdapat pergantian makna yaitu, metafora dan metonimi. dan penciptaan 
makna yaitu sajak dan pengulangan. (2) hasil pemaknaan pembacaan heuristik 
dalam sya’ir tersebut masih tersebar, terpisah dan tidak fokus. sedangkan 
pembacaan Hermeneutik berisikan permohonan dan harapan. dan (3) analisis 
Matriks, Model dan Varian adalah “Do’a”. (4) hasil analisis hipogram peneliti 
merujuk pada ayat-ayat al-quran.</note>
<subject authority=""><topic>Syair Al-Istigotsah Al-Ilahiyah</topic></subject>
<classification>892</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 372</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 372</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 372</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25712</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-27 15:47:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-27 15:48:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>