<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25694">
<titleInfo>
<title>Manajemen Bimbingan dan Konseling di Madrasah Aliyah Negeri 2 Cilegon</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ilyas Ababil</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv+116 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi manajemen 
bimbingan dan konseling di Madrasah Aliyah Negeri 2 Cilegon. Penelitian 
ini di latar belakangi bahwa betapa pentingnya manajemen bimbingan dan 
konseling yang baik agar kegiatan bimbingan dan konseling siswa terlaksana 
dengan maksimal. Oleh karena itu di perlukan kepala sekolah yang memiliki 
wawasan manajemen yang luas dan peduli terhadap BK. Guru akan bekerja 
secara maksimum apabila di dukung oleh beberapa faktor diantaranya adalah 
kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Populasi 
dalam penelitian ini adalah seluruh guru di MAN 2 Cilegon yang berjumlah 
44 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan kepala sekolah, wakil 
kepala bidang kurikulum, dan 3 orang guru BK yang mengajar di MAN 2 
Cilegon. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan 
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan ; (1) Perencanaan manajemen 
bimbingan dan konseling di MAN 2 Cilegon terlaksana dengan baik. 
Perencanaan manajemen bimbingan dan konseling disusun serta 
dipersiapkan pada awal tahun pelajaran oleh personil bimbingan dan 
konseling yang disetujui oleh kepala Madrasah. (2) Pelaksanaan manajemen 
bimbingan dan konseling sudah berjalan dengan baik karena adanya jam 
masuk kelas rutin yaitu seminggu sekali untuk melakukan kegiatan kelasikal, 
serta layanan lainnya yang dilaksanakan diluar kelas. (3) Hambatan 
pengelolaan manajemen bimbingan dan konseling ialah bisa dilihat dari 
jumlah siswa yang melebihi kapasitas ideal nya dan kurang nya koordinasi 
antara pihak guru, siswa, dan wali murid. (4) Cara mengatasi hambatan 
dalam pengelolaan manajemen bimbingan dan konseling di MAN 2 Cilegon 
yaitu dengan pembagian tugas kepada masing-masing guru BK. Serta 
meningkatkan kerja sama dengan wali kelas maupun wali murid. (5) Hasil 
pengelolaan manajemen bimbingan dan konseling di MAN 2 Cilegon ialah 
siswa mampu mengenali dirinya sendiri karena adanya kegiatan bimbingan 
dan konseling yang efektif dan efisien.</note>
<classification>2x7.33</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 216</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI MPI 216</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 216</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25694</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-26 14:43:38</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-26 14:44:03</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>