<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25623">
<titleInfo>
<title>Dampak Perkawinan Poligami Tanpa Izin Istri yang Sah Terhadap Tingkat Kekerasan Rumah Tangga (Studi kasus Wilayah Administrasi KUA
Kec.Gunung Kencana Kab.Lebak)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nepi Jelita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 94 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam islam poligami di definisikan sebagai perkawinan seorang suami 
dengan isteri lebih dari seorang dengan batasan maksimal empat istri dalam waktu 
bersamaan. pada zaman sekarang ini masalah poligami sangat marak di masyarakat 
Indonesia. Kasusnya merajalela dimana-mana terutama di daerah Banten. Karna 
kurangnya pemahaman apa itu poligami, apa itu tujuan poligami, bagaimana 
berpoligami yang baik. Di zaman sekarang ini banyak sekali berpoligami namun 
seorang suami semena-mena begitu saja tanpa memikirkan hak-hak istri-istrinya, ada 
juga yang sampai tidak memberi nafkah dengan adil, tidak menafkahi istri 
pertamanya
Rumusan masalah penelitinnya adalah: 1. Bagaimana persepsi masyarakat 
tentang poligami di wilayah KUA Kec.Gunung Kencana Kab.Lebak-Banten tanpa 
izin istri sah?, 2. Bagaimana dampak poligami tanpa izin istri yang sah?terhadap 
tingkat kekerasan rumah tangga (KDRT)?, 3. Apa upaya KUA Kec.Gunung Kencana 
Kab.Lebak-Banten menimalisir perkawinan poligami tanpa izin istri yang sah?.
Tujuan penelitiannya adalah: 1. Untuk mengetahui persepsi masyarakat di 
wilayah KUA Kec.Gunung Kencana Kab.Lebak-Banten tanpa izin istri sah, 2. Untuk 
mengetahui dampak poligami tanpa izin istri yang sah terhadap tingkat kekerasan 
rumah tangga (KDRT). 3. Untuk mengetahui upaya KUA Kec.Gunung Kencana 
Kab.Lebak-Banten menimalisir perkawinan poligami tanpa izin istri yang sah.
Penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian kualitatif yang bersifat 
lapangan (field research). Dengan menggunakan sumber data primer dan sumber 
data sekunder. Dan teknik pengumpulan data penulis peroleh dari observasi, 
wawancara dan dokumentasi
Hasil penelitian ini menunjukan: Persepsi Masyarakat Tentang Poligami 
di Wilayah KUA Kec.Gunung Kencana Kab.Lebak-Banten Tanpa Izin Istri 
Sah, masyarakat menyatakan bahwa perkawinan poligami akan menimbulkan 
hal-hal negatif: Tidak terpenuhinya hak-hak seorang istri, Perempuanperempuan yang menolak perkawinan poligami karena mereka khawatir tidak 
terpenuhinya hak-hak mereka sebagai istri, khawatir suami mereka jika 
poligami tidak bisa berlaku adil dalam hal menafkahi dan memeri kasih 
sayang kepada mereka sebagai istri-istrinya. Adanya penyakit hati, Seorang 
perempuan ingin sekali dicintai dengan penuh kasih sayang, kasih sayang 
yang sepenuhnya yang artinya tidak terbagi dengan orang lain. Adanya sifat 
tidak adil, banyaknya masyarakat Gunung Kencana yang melakukan poligami 
namun suaminya tidak bisa bersikap adil dengan istri-istrinya. Padahal dalam 
Islam syarat berpoligami itu harus bisa bertindak adil terhadap istri-istrinya 
karena istri memiliki hak yang harus dipenuhi oleh seorang suami, Adanya 
tidak kesetiaan, Poligami atas dasar kesenangan. Didalam pernikahan terlebih 
dahulu diawali dengan kesetiaan, kesetiaan adalah bukti kasih sayang seorang 
suami kepada istrinya. Dampak Poligami Tanpa Izin Istri Yang Sah Terhadap 
Tingkat Kekerasan Rumah Tangga (KDRT), mempunyai dampak negatif 
dalam menghancurkan hubungan kekeluargaan antara kedua belah pihak. 
Dampak dari poligami tanpa izin istri menyebabkan buruknya pandangan 
masyarakat terhadap dirinya sendiri serta masyarakat menganggap perbuatan 
tersebut merupakan perbuatan yang menyimpang dari ajaran islam.</note>
<subject authority=""><topic>poligami</topic></subject>
<classification>2x4.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 398</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 398</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 398</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25623</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 15:24:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 15:25:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>