<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25619">
<titleInfo>
<title>Pemikiran Gus Dur Terhadap Kepemimpinan Perempuan (Studi Pemikiran Emansipasi Menurut Fiqh Siyasah)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Iyang Ryandi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi+106 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan 
perempuan menurut pemikiran Gus Dur. Perempuan seringkali dilihat 
sebagai makhluk kelas dua dan diposisikan di sektor kehidupan yang 
marjinal, seperti diposisikan dalam ranah domestik saja yang akhirnya 
membatasi perempuan untuk dapat berkembang dan maju di ranah 
publik seperti menjadi seorang pemimpin. Gus Dur merupakan 
Presiden Indonesia yang ke-4, Gus Dur selalu memperjuangkan hakhak kaum lemah dan tertindas termasuk wanita, karena pemikirannya 
yang didasarkan pada kemanusiaan dalam ajaran Islam. Jika melihat 
sejarah, sebelum datangnya Islam perempuan sangatlah di pandang 
rendah dan mengalami banyak penderitaan. Namun dizaman sekarang 
sudah cukup banyak perempuan yang berhasil berkembang dan maju di 
ranah publik, contohnya seperti Megawati Soekarno Putri yang berhasil 
menjadi pemimpin di Indonesia yakni menjadi seorang Presiden.
Rumusan masalahnya adalah : 1. Bagaimana pemikiran Gus 
Dur terhadap kepemimpinan perempuan?, 2. Bagaimana analisis 
terhadap fiqh siyasah Gus Dur?.
Tujuan penelitiannya adalah : 1. Untuk mengetahui bagaimana 
pemikiran Gus Dur terhadap kepemimpinan perempuan, 2. Untuk 
mengetahui bagaimana analisis terhadap Fiqh Siyasah Gus Dur.
Adapun metode penelitian yang digunakan adalah 
menggunakan jenis penelitian hukum normatif atau biasa disebut 
penelitian kepustakaan yang banyak menggunakan sumber bahan 
hukum sekunder, yang mana berasal dari buku-buku yang berkaitan 
dengan Gus Dur dan juga kepemimpinan dalam Islam. Analisis yang 
digunakan terhadap sumber bahan hukum adalah analisis deskriptif 
tanpa memberikan justifikasi terhadap penelitian yang dilakukan.
Hasil penelitian ini adalah : 1. Pemikiran Gus Dur terhadap 
kepemimpinan perempuan adalah, Gus Dur berpendapat bahwa
perempuan berkemungkinan menjadi seorang pemimpin, dan tentu saja 
itu semua tergantung pada kemampuan yang dimilikinya. 2. Analisis 
terhadap fiqh siyasah Gus Dur yakni Gus Dur berpendapat bahwa 
seluruh produk hukum, baik itu yang bersumber dari Al-Qur’an dan 
juga hadis, harus dicari informasi sebanyak-banyaknya perihal akar 
kesejarahannya. Di dalam Fiqh Siyasah kepemimpinan perempuan, 
juga tidak ada nash Al-Qur’an dan juga hadis yang secara jelas dan 
gamblang melarang perempuan untuk menduduki suatu jabatan di 
dalam pemerintahan ataupun organisasi dan lembaga lainnya, tetapi di 
dalam Agama Islam juga terdapat ayat Al-Qur’an ataupun hadis yang 
berbicara mengenai emansipatoris yang memberikan hak kepada 
perempuan untuk menjadi seorang pemimpin.</note>
<classification>2x4.99</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 393</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 393</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 393</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25619</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 14:54:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 14:55:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>