<br />
<b>Notice</b>:  Undefined variable: _title_main in <b>/home/perpus/lib/detail.inc.php</b> on line <b>272</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25615">
<titleInfo>
<title></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Risa Pratiwi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 102 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pada putusan ini ditemukan fakta-fakta mantan suami telah lalai dalam 
memberikan biaya penghidupan untuk mantan istri dan anak-anaknya, maka 
pertimbangan majelis hakim tingkat pertama dan tingkat banding telah 
mewujudkan keadilan yang substantif dengan menyatakan hasil pemotongan 
sepertiga gaji Penggugat tidak patut dikembalikan, sebagai konpensasi nafkah 
mut‟ah yang makruf.
Rumusan masalah penelitian adalah 1. Bagaimana pertimbangan hakim 
dalam memutus perkara perbuatan melawan hukum pada putusan Nomor 
1809/Pdt.G/2016/PA.Srg.Putusan Nomor 097/Pdt.G/2017/PTA.Btn dan Putusan 
Nomor 689 K/Ag/2018. 2. Bagaimana analisis hukum positif dan hukum islam 
mengenai hak istri pasca perceraian cerai talak pada Putusan Nomor 
1809/Pdt.G/2016/PA.Srg.Putusan Nomor 097/Pdt.G/2017/PTA.Btn dan Putusan 
Nomor 689 K/Ag/2018.
Penelitian ini bertujuan 1. untuk menganalisis pertimbangan hakim 
dalam memutus perkara Perbuatan Melawan Hukum pada Putusan Nomor 
1809/Pdt.G/2016/PA.Srg.Putusan Nomor 097/Pdt.G/2017/PTA.Btn dan Putusan 
Nomor 689 K/Ag/2018 2. serta mengetahui sudut pandang hukum positif dan 
hukum Islam mengenai hak istri pasca perceraian akibat cerai talak.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan judicial 
case study, teknik pengumpulan data mengumpulkan data agar mendapatkan 
data primer yaitu data yang diperoleh langsung, baik melalui observasi maupun 
laporan dalam bentuk dokumen putusan pengadilan agama serang, pengadilan 
tinggi agama Banten, dan putusan mahkamah agung.
1. Hasil penelitian pada putusan ini ditemukan fakta-fakta mantan suami 
telah lalai dalam memberikan biaya penghidupan untuk mantan istri dan anakanaknya, maka pertimbangan majelis hakim tingkat pertama dan tingkat banding 
telah mewujudkan keadilan yang substantif dengan menyatakan hasil 
pemotongan sepertiga gaji Penggugat tidak patut dikembalikan, sebagai 
konpensasi nafkah mut‟ah yang makruf. 
2. Mantan suami wajib memberikan nafkah pasca perceraian akibat cerai 
talak berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku yaitu, UndangUndang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan sebagai perubahan atas 
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 pada Pasal 41 huruf b dan c, kemudian 
diatur secara rinci oleh Kompilasi Hukum Islam Pasal 149. Dalam segi 
kewenangan setelah terjadi perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 3 
Tahun 2006 tentang peradilan agama, pengadilan dapat memeriksa, memutus 
dan menyelesaikan perkara perbuatan melawan hukum sebatas pada sangketa 
ekonomi Syariah. Permasalahan dalam kasus ini, berdasarkan gugatan perbuatan 
melawan hukum terkait pemotongan sepertiga gaji penggugat, maka putusan 
Mahkamah Agung telah tepat menyatakan bahwa perkara ini bukanlah 
kewenangan dari Pengadilan Agama, melainkan kewenangan absolut Pengadilan 
Negeri maka gugatan penggugat tidak dapat diterima (N.O).</note>
<note type="statement of responsibility">Kompetensi Peradilan 
Agama Dalam Memutus Perkara Perbuatan Melawan Hukum(Studi Putusan 
Nomor 1809/</note><subject authority=""><topic>Kompetensi Peradilan  Agama</topic></subject>
<classification>297</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 401</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 401</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 401</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25615</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 14:20:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 14:28:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>