<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25613">
<titleInfo>
<title>Budaya 
Pertanian Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih Lebak Banten 
(Menggali Tradisi Rukun Tujuh)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Nur Atiah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 127 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tradisi Rukun Tujuh yaitu rangkaian proses bertani dari menanam 
hingga panen padi yang ditanam yaitu pare gede (padi besar), proses ini 
terjadi dalam satu tahun sekali pada masyarakat Desa Sindanglaya 
Kabupaten Sobang Lebak Banten terutuma pada masyarakat Adat Pasir 
Eurih. Tradisi Rukun Tujuh sebagai salah satu bentuk tradisi 
masyarakat di tanah lokal yang berkembang dalam realitas kehidupan 
masyarakat Banten, dan merupakan bentuk ungkapan rasa syukur 
terhadap dewi Sri (dewi penjaga padi) dan juga untuk mengadakan 
suatu permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya mendapat 
berkah dan keselamatan.
Rumusan Masalah Penelitian ini yaitu: (1) bagaimana budaya 
pertanian pada masyarakat adat Banten? (2) bagaimana tradisi rukun 
tujuh? (3) bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi rukun 
tujuh? Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui budaya 
pertanian khususnya pada masyarakat adat Banten (Lebak) (2) untuk 
mendeskripsikan bentuk tradisi rukun tujuh pada masyarakat adat 
kasepuhan Pasir Eurih (3) untuk mengetahui nilai-nilai yang 
terkandung di dalam tradisi rukun tujuh. 
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 
penelitian kebudayaan, dengan tahapan sebagai berikut: survei, 
partisipasi, observasi, wawancara, dokumentasi. 
Berdasarkan hasil pembahasan skripsi ini dapat disimpulkan bahwa 
tradsi rukun tujuh merupakan praktek dari rangkain pertanian dimulai 
dengan menanam hingga panen yang di tanam diladang (huma), proses 
rukun tujuh dimulai dengan Asup Leuweung (menyiapkan lahan), 
Nibakeun, Ngubaran, Mapag Pare Beukah, Beberes Mipit, 
Ngadiukeun, serta Seren Taun. Makna dalam tradisi rukun tujuh yaitu 
bentuk rasa syukur terhadap leluhur atau dewi Sri (dewi padi), selain 
itu sebagai permohonan kepada Tuhan atas kesehatan, keselamatan, 
keberkahan atas rezeki yang didapatkan. Simbol yang terkandung 
dalam tradisi rukun tujuh yaitu simbol gotong royong, kerukunan dan 
tolong menolong, rasa saling memiliki, serta kelarasan sosial. Nilainilai yang terkandung dalam tradisi rukun tujuh yaitu nilai hubungan 
manusia dengan Tuhan, nilai hubungan manusia dengan manusia, nilai 
hubungan manusia dengan alam, dan nilai kebudayaan.</note>
<subject authority=""><topic>Budaya  Pertanian</topic></subject>
<classification>301</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 509</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI SPI 509</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 509</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25613</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 14:02:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 14:03:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>