<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25606">
<titleInfo>
<title>Tingkat Kecemasan Warga di Wilayah Rawan Bencana di Desa Sindanglaya Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Vinna Amellya</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi+70 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kecemasan merupakan keadaan individu yang ditandai dengan 
ketidaknyamanan, kekhawatiran ataupun perasaan takut akan adanya 
bahaya yang dapat menyebabkan seseorang terganggu dalam menjalankan 
aktivitas sehari-harinya karena munculnya suatu respon negatif dan
membuat individu tidak bisa beraktivitas sewajarnya. Seseorang yang 
mengalami cemas dapat menimbulkan gejala-gejala kecemasan, untuk itu 
kecemasan dapat dianalisis tingkat kecemasannya. Gejala kecemasan 
dapat dilihat dari berbagai aspek, yaitu aspek perilaku, aspek kognitif, dan 
aspek afektif.
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis 
seberapa tingginya tingkat kecemasan di wilayah rawan bencana dan 
untuk mengetahui faktor penyebab kecemasan di wilayah rawan bencana 
ini. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 
kuantitatif deskriptif dan menggunakan variabel tunggal. Teknik 
pengumpulan data menggunakan instrument penelitian non-test yaitu 
kuesioner atau angket dan observasi, dengan jumlah sampel 50 warga 
dengan kategori usia dewasa madya. Teknik analisis data dalam penelitian 
ini menggunakan bantuan software SPSS (Statistical Product and Service 
Solution) versi 26 untuk uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji 
analisis data, dan untuk mengolah data statistik.
Maka hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kecemasan 
warga di wilayah rawan bencana berada pada kategori tinggi yaitu 
sebanyak 45 responden memiliki persentase 90%, sehingga dapat 
diuraikan sebanyak 2 responden dengan angka persentase 4% mempunyai 
tingkat kecemasan sangat tinggi, sebanyak 45 responden dengan angka 
persentase 90% mempunyai tingkat kecemasan tinggi, dan sebanyak 3 
responden dengan angka persentase 6% mempunyai tingkat kecemasan 
sedang.</note>
<classification>2x6.1</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AS 793</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI AS 793</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AS 793</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25606</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 09:47:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 09:47:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>