<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25589">
<titleInfo>
<title>Alat Musik 
Tradisional Angklung Gubrag dalam Tradisi Nuju Bulanan di Desa 
Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mega Wulansari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 105 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tradisi merupakan warisan nenek moyang yang masih dilaksanakan 
sampai sekarang dan mempunyai manfaat bagi masyarakat tertentu. Salah
satunya warisan leluhur yang ada di Desa Kemuning Kecamatan Kresek 
Kabupaten Tangerang yaitu Alat musik tradisional Angklung Gubrag. 
Masyarakat Desa Kemuning masih melakukan tradisi ritual siklus hidup 
salah satunya melakukan tradisi nuju bulanan. Uniknya nuju bulan di Desa 
Kemuning melibatkan Angklung Gubrag dalam prosesi ritualnya.
Berdasarkan latar belakang tersebut maka perumusan masalah dalam 
penelitian ini adalah:1). Bagaimana Kondisi Umum Masyarakat Desa 
Kemuning. 2). Bagaimana Eksistensi Angklung Gubrag di Desa Kemuning. 
3). Bagaimana Angklung Gubrag Dalam Tradisi Ritual Nuju Bulan. Tujuan 
penelitian ini adalah: 1). Untuk Mengetahui Kondisi Umum Masyarakat 
Desa Kemuning. 2). Untuk Mengetahui Eksistensi Angklung Gubrag di Desa 
Kemuning. 3). Untuk Mengetahui Angklung Gubrag dalam Tradisi Ritual 
Nuju Bulanan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode 
Penelitian Kebudayaan dengan menggunakan pendekatan Antropologis yang 
meliputi: 1. Penentuan lokasi penelitian, 2. Teknik pengumpulan data 
diantaranya kajian kepustakaan, dan wawancara mendalam, 3. Teknik 
Analisis data. 
Berdasarkan kesimpulan dari penelitian ini adalah Angklung Gubrag 
merupakan budaya turun temurun warisan keluarga, pada abad ke-18 
Angklung Gubrag digunakan untuk ritual Seren Taun. Pada akhirnya 
Angklung Gubrag menjadi bagian dari tradisi siklus hidup di Desa 
Kemuning seperti: Tradisi Nuju Bulan, Khitanan, dan Pernikahan. Seiring 
berkembangnya zaman Pertunjukan Angklung Gubrag mengalami 
perubahan dan pergeseran fungsi sebagai media hiburan. Tetapi sesajen 
masih tetap di gunakan sebagai simbol penghormatan kepada leluhur 
Angklung Gubrag. Selain difungsikan untuk ritual siklus hidup, Angklung 
Gubrag juga menggeser fungsinya sebagai sarana hiburan untuk 
mempertahankan kelestariannya.</note>
<subject authority=""><topic>Tradisi Nuju Bulanan</topic></subject>
<classification>301</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 498</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI SPI 498</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 498</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25589</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-19 14:37:58</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-19 14:38:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>