Detail Cantuman Kembali
Penggunaan Amṡāl dalam Al- Qur’an (Studi Analisa Surah an- Nūr pada Tafsīr Jāmi’ al-bayān fī ta’wil al-Qur’an)
Dalam pandangan umat Islam, Al-Qur‟an merupakan firman Allah SWT
untuk seluruh manusia, yang di dalamnya mengandung mukjizat. Al-Qur‟an sebagai
mukjizat yang diturunkan dalam bahasa Arab. Salah satu kemukjizatan Al-Qur‟an
bisa dilihat dalam segi keindahan bahasanya. Keindahan gaya bahasa Al-Qur‟an
tidak hanya dilihat pada susunan kata dan kalimat, akan tetapi bisa dilihat dan
tertuang pada perumpamaan yang terdapat dalam Al-Qur‟an yang sering disebut
dengan amṡālul Qur’an. Dalam Al-Qur‟an, pembahasan mengenai amṡāl sangat
banyak dan luas yang mencakup seluruh kehidupan makhluk yang dituju, seperti
manusia, alam dan gejalanya, hewan serta serangga. Sehingga dalam skripsi ini
penulis akan menganalisis ayat-ayat perumpamaan dalam surah An- Nūr yang
terdapat empat ayat dengan redaksi yang berbeda.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah ini ialah: 1.
Bagaimana kontruksi amṡāl dalam Ulumul Qur‟an? 2. Bagaimana analisa amṡāl
pada Q.S. An- Nūr dalam kitab Tafsīr Jāmi‟ Al-Bayān Fī Ta‟wil Al-Qur‟an karya
Ibnu Jarir Aṭ-Ṭabarī? Adapun tujuan dari skripsi ini ialah: 1. Untuk mengetahui
rekontruksi amṡāl dalam Ulumul Qur‟an. 2. Untuk menganalisa ayat amṡāl pada
Q.S. An- Nūr dalam Kitab Tafsīr Jāmi‟ Al-Bayān Fī Ta‟wil Al-Qur‟an karya Ibnu
Jarir Aṭ-Ṭabarī.
Dalam skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan
(Library Research) yaitu mengumpulkan data-data dan informasi dengan bantuan
bermacam-macam materi, selanjutnya data di analisa dengan menggunakan
pendekatan kualitatif yang di mana data itu dapat diperoleh dari berbagai macam
sumber dan dilakukan yang secara terus-menerus.
Hasil dari skripsi ini menjelaskan bahwa di dalam Tafsīr Jāmi‟ Al-Bayān Fī
Ta‟wil Al-Qur‟an khususnya pada surah An- Nūr terdapat ayat-ayat mengenai amṡāl
yaitu pada ayat 34, 35, 39, dan 40 dengan redaksi yang berbeda. Pada ayat 34
menjelaskan tentang perumpamaan dari umat yang telah lalu sebelum kamu serta
sebagai peringatan bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT kemudian
takut akan siksaan dan adzabnya. Kemudian pada ayat 35 menjelaskan tentang
perumpamaan yang dicontohkan oleh Allah SWT mengenai hati orang mukmin
seperti misykah. Pada ayat 39 menjelaskan tentang perumpamaan amalan orang kafir
yang menentang ketauhidan Allah SWT seperti fatamorgana. Dan pada ayat 40
menjelaskan tentang perbuatan orang kafir yang beramal dalam kesesatan,
kerusakan, kebingungan serta diluar petunjuknya seperti beramal dalam gelapnya
lautan yang diliputi oleh ombak.
Resti Miftahul Zannah - Personal Name
SKRIPSI IAT 506
2x1.4
Text
Indonesia
2022
serang
xxii+85 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







