<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25528">
<titleInfo>
<title>Konseling Individual dengan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy dalam Mengatasi Overthinking pada Remaja Akhir (Studi Kasus Mahasiswa Prodi BKI UIN SMH Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sinta Nurasiah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued></dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv+101 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Overthinking merupakan perilaku yang banyak dialami masyarakat 
pada umunnya. Tanpa disadari overthinking membuang waktu dan energi 
serta membuat orang kesulitan mengambil tindakan. Overthinking biasanya 
terjadi karena faktor keluarga, studi dan stres. Salah satu dampak 
overthinking yaitu gangguan kecemasan. Kebanyakan orang yang mengalami 
overthinking terjadi pada usia remaja hingga dewasa. Kebiasaan dari 
overthinking bermula dari pemikiran-pemikiran yang negatif dan irrasional 
yang larut dalam keseharian. Sehingga dengan perilaku overthinking tersebut 
membuat individu mengalami kecemasan terkhusus kecemasan terhadap 
masa depan. 
Tujuan dari penelitian tersebut yaitu : (1) Untuk mengetahui 
bagaimana kondisi overthinking mahasiswa prodi BKI sebelum mengikuti 
kegiatan konseling individual. (2) Untuk mengetahui bagaimana penerapan 
konseling individual dengan pendekatan Rasional Emotive Behavior Therapy 
dalam mengatasi masalah overthinking pada remaja akhir mahasiswa prodi 
BKI. Dan untuk mengetahui hasil dari penggunaan konseling individual 
dengan pendekatan Rasional Emotive Behavior Therapy dalam mengatasi 
masalah overthinking pada remaja akhir.
Metode yang peneliti gunakan adalah metode penelitian kualitatifdeskriptif. Pendekatan ini merupakan suatu bentuk penelitian yang bertujuan 
untuk menjelaskan apa yang dilihat, didengar dan dirasakan. Pendekatan 
penelitian deskriptif ini berfokus pada masalah dan penyelesaian masalah. 
Pengumpulan data dilakukan peneliti yaitu: observasi, wawancara dan 
dokumentasi. Untuk pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik 
purposive sampling, yakni pengambilan anggota sampel dengan 
pertimbangan tertentu. Subjek penelitian terdiri dari lima orang respoden dan 
untuk pelaksanaan konseling dilakukan sebanyak empat kali pertemuan. 
Hasil yang peneliti dapatkan menyatakan bahwa kondisi overthinking 
sebelum melakukan konseling yakni (1) Responden merasa cemas terhadap 
masa depan, memikirkan hal-hal negatif yang belum tentu terjadi dan 
membandingkan diri sendiri dengan orang lain. (2) Penerapan konseling 
dilakukan selama empat kali pertemuan. Penggunaan konseling individual 
dengan pendekatan rasional emotive behavior therapy dalam mengatasi
overthinking remaja akhir pada mahasiswa prodi BKI menunjukkan bahwa 
ada perubahan baik yang terjadi di dalam diri responden. Responden sudah 
mampu mengendalikan pikirannya, mampu berpikir lebih positif dan 
rasional.</note>
<classification>150</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 790</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 790</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 790</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25528</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-17 11:06:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-17 11:06:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>