<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25503">
<titleInfo>
<title>Pembinaan Moral 
Keagamaan Di Kalangan Pekerja Seks Komersial (Studi Kasus Di 
Kampung Pulo Manuk Desa Darmasari Kecamatan Bayah Kabupaten 
Lebak-Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Misbahudin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 87 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pulo Manuk yang dahulunya dikenal dengan pantai tempat 
wisata,kemudian sejak kedatangan para PSK dari luar kota datang ke Pulo 
Manuk untuk mendirikan warung remang-remang. Sejak saat itulah Pulo 
Manuk menjadi tempat praktek-praktek prostitusi. Terlebih lagi, sejak adanya 
perusahaan semen di Kecamatan Bayah, banyak pekerja Asing yang menyewa 
jasa PSK, dan saat itu juga warung remang-remang mulai ramai dan 
berkembang menjadi banyak. Karena semakin maraknya praktek prostitusi di 
Desa Darmasari, timbul kekhawatiran dari masyarakat setempat terutama dari 
para ibu. Mereka khawatir jika suami, anak laki-laki, atau bahkan anak 
perempuan mereka ikut terjerumus dalam praktek prostitusi tersebut. Maka dari 
itu, para ibu-ibu di sana berinisiatif untuk melakukan pembinaan moral 
keagamaan, seperti pengajian bagi para PSK di sana agar tersadarkan dari 
kemaksiatan dan meninggalkan pekerjaan mereka sebagai PSK.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam 
penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pembinaan moral keagamaan yang 
dilakukan oleh masyarakat Desa Darmasari terhadap Pekerja Seks 
Komersial?2) Bagaimana pola keberagamaan Pekerja Seks Komersial?3) Apa 
saja faktor pendukung dan penghambat pembinaan moral keagamaan yang 
dilakukan oleh masyarakat Desa Darmasari terhadap Pekerja Seks Komersial?
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunkan 
metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif kualitatif. Teknik 
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan 
dokumentasi. Narasumber dari penelitian ini berjumlah 7 orang. Waktu 
penelitian dimulai dari Desember 2021 sampai dengan April 2022.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: 
Dalam melakukan pembinaan moral keagamaan bagi PSK, masyarakat 
bersama pemerintah desa melakukan beberapa kegiatan seperti pengajian yang 
rutin diadakan setiap minggu. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh 
Pemerintahan Desa, diketahui ternyata semua PSK yang ada di Desa Darmasari 
beragama Islam. Adapun faktor pendukung yang membuat pembinaan moral 
keagamaan ini berjalan dengan baik, di antaranya adanya inisiatif dari Kepala 
Desa, warga sekitar, dan Pihak Protokol dan Komunikasi Pimpinan Cabang 
(Prokopomcab), MUI, dan KUA Kecamatan Bayah. Sementara itu, hambatanhambatannya, di antaranya pada saat awal kegiatan pengajian dilaksanakan 
banyak PSK yang tidak hadir, pemahaman warga tentang nilai-nilai agama 
masih terbatas, sebagian ibu-ibu majelis ta'lim merasa disamakan dengan Para 
PSK karena mereka ditempatkan di satu ruangan dengan para PSK, dan banyak 
pihak-pihak atau masyarakat di luar desa yang tidak setuju adanya PSK di Desa 
Darmasari.</note>
<subject authority=""><topic>Pembinaan Moral  Keagamaan</topic></subject>
<classification>2X7.22</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 818</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 818</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 818</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25503</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-16 09:13:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-16 09:14:20</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>