<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25502">
<titleInfo>
<title>Strategi Komunikasi Pemasaran Wardah Beauty Circle
Banten dalam Mempromosikan Produk 
Selama Covid-19</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wini Saeptian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 63 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Berbagai strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan perusahaan untuk 
menjalankan promosi suatu barang atau jasa kepada masyarakat mengalami beberapa 
perubahan guna menyesuaikan dengan kondisi pandemi covid-19. Brand Wardah 
melakukan salah satu kegiatan komunikasi pemasaran melalui komunitas yang diberi 
nama wardah beauty circle yang mana membantu menyampaikan informasi kepada 
konsumen, mengurangi biaya promosi dan menambah jaringan relasi, untuk tetap 
konsisten dalam menjaga loyalitas dan bertahan dalam persaingan. Kegiatan yang 
dilakukan komunitas berpengaruh pada komponen bauran pemasaran dan sebagai media 
promosi penjualan. 
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini 
adalah: 1) Bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Wardah beauty 
circle banten selama covid-19? 2) Apa faktor pendukung dan penghambat Wardah 
Beauty Circle Banten dalam menjalankan strategi komunikasi pemasaran selama Covid19?
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran 
yang dilakukan Wardah Beauty Circle Banten selama Covid-19. 2) Untuk mengetahui 
faktor pendukung dan penghambat yang ditemukan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik 
pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. 
Informan pada penelitian ini melibatkan 5 (empat) orang sebagai key informan. 
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Wardah Beauty 
Circle Banten telah menerapkan teori bauran pemasaran 7p dengan baik, kegiatan 
promosi yang dilakukan oleh WBC Banten dengan memanfaatkan media sosial 
instagram dan tiktok. Kegiatan promosinya meliputi kegiatan beauty class virtual yang 
diadakan setiap bulannya melalui google meet atau zoom dan aktif mengupload kontenkonten menarik mengenai produk Wardah. Strategi komunikasi pemasaran yang 
dilakukan oleh WBC Banten tentu akan berhasil karna adanya faktor pendukung 
diantaranya: 1) Produk yang ditawarkan berupa beauty class virtual menyesuaikan 
dengan kondisi pandemi dan tema acara dibuat sangat menarik. 2) Dalam 
mempromosikan produk anggota WBC Banten diberi bekal wawasan dan keahlian yang 
telah diberikan dari pihak Wardah kepada mereka. Adapun hambatan yang ditemukan 
kualitas gambar atau video yang buruk pada saat pengaplikasian produk ke kulit ketika 
berlangsungnya acara beauty class, keterbatasan ruang untuk berinteraksi dengan 
peserta, dan minimnya kegiatan promosi yang hanya melaui instagram dan tiktok.</note>
<subject authority=""><topic>Komunikasi Pemasaran</topic></subject>
<classification>381</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 820</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 820</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 820</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25502</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-16 08:48:41</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-16 08:49:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>