<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25499">
<titleInfo>
<title>Penerapan Konseling Individual dengan Teknik Self Management untuk Mengurangi Kenakalan Remaja Dampak Broken Home (Studi di Kampung Nagrog, Desa Bayumundu, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Shofa Wardzatul Jannah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv+129 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kenakalan remaja adalah bentuk perilaku yang melanggar norma atau peraturan 
yang yang berlaku di dalam masyarakat. Banyaknya remaja yang melakukan kenakalan 
tersebut karena faktor keluarga yang biasa di sebut broken home. Remaja yang 
memiliki keluarga broken home lebih mencari kebahagiaanya di luar dengan melakukan 
kenakalan hingga meresahkan masyarakat, hal ini dilakukan karena anak remaja tersebut 
kekurangan kasih sayang, merasa kesepian, tidak nyaman berada di lingkungan rumah dan 
lain-lain.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini 
adalah: 1) Bagaimana penerapan konseling individual dengan teknik self management untuk 
mengurangi kenakalan remaja dampak broken home? 2) Bagaimana hasil konseling 
individual dengan teknik self management untuk mengurangi kenakalan remaja dampak 
broken home?
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui bagaimana penerapan konseling 
individual dengan teknik self management untuk mengurangi kenakalan remaja dampak 
broken home. 2) Untuk mengetahui bagaimana hasil konseling individual dengan teknik self 
management untuk mengurangi kenakalan remaja dampak broken home.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang berbentuk tulisan dan 
dokumentasi yang berasal dari hasil pengamatan yang telah penulis lakukan dengan 
menggunakan teknik self management. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu 
observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022 
sampai dengan bulan September 2022. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 5 orang 
yang terdiri dari 3 perempuan dan 2 laki-laki.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, dapat disimpulkan: 1) 
penerapan konseling individual menggunakan teknik self management pada anak remaja 
dampak broken home yang melakukan kenakalan remaja yaitu dengan cara menggunakan 
beberapa teknik yang terdapat di dalam konseling individual seperti pertanyaan terbuka, 
empati, attending, dorongan minimal dan lain-lain. Selanjutnya menggunakan teknik self 
management dengan menerapkan tahapan-tahapannya dalam proses konseling yaitu tahapan 
self reward, self monitoring, self contracting dan self control. 2) hasil dari penerapan teknik 
self management untuk mengurangi kenakalan remaja dampak broken home di Kampung 
Nagrog, Desa Bayumundu, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten pandeglang, Provinsi Banten.
Dapat dilihat dari sebelum konseli mengikuti proses konseling dan setelah konseli mengikuti 
proses konseling. Para remaja yang melakukan kenakalan sudah bisa mengurangi 
perilakunya yang tidak baik, seperti membantu orangtua, menjalin hubungan yang baik 
dengan orangtua, badan terasa lebih segar, bisa mengontrol waktu bermain.</note>
<classification>152</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 753</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 753</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 753</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25499</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-13 15:07:01</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-13 15:07:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>