<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25486">
<titleInfo>
<title>POLA 
KOMUNIKASI GURU DAN SISWA DALAM PEMBINAAN AKHLAKUL 
KARIMAH (Studi Kasus di SMAN 3 Kota Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fakhriy Falah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 71 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pentingnya penanaman nilai-nilai akhlak yang merupakan bagian dari 
pendidikan karakter bagi siswa sekaligus menjadi tanggung jawab guru sebagai 
pendidik. Guru berperan penting dalam proses pembinaan akhlak bagi siswa dengan 
dilakukan beberapa cara seperti melalui komunikasi yang efektif. Dengan 
komunikasi terdapat pesan yang disampaikan oleh guru dan diterima oleh siswa 
dalam proses pembinaan akhlakul karimah. Maka dari itu pola komunikasi perlu 
disusun oleh guru agar efisien dan efektif. Pendekatan penelitian yang digunakan 
dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini yaitu 
field research atau penelitian lapangan. Adapun teknik pengumpulan data yang 
digunakan ialah wawancaradan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) 
pola komunikasi yang dilakukan antara guru dan siswa dalam pembinaan akhlakul 
karimah menggunakan komunikasi verbal seperti ajakan, himbauan, nasihat dalam 
pembelajaran di kelas baik secara satu arah atau luar arah. Adapun nonverbal 
seperti keteladanan dari guru baik di dalam maupun di luar kelas dengan bentuk 
kelompok kecil atau kelompok besar. Komunikasi secara verbal dilakukan secara 
satu arah dan juga dua arah.; 2) faktor pendukung yang mempengaruhi keberhasilan 
proses komunikasi ialah guru SMAN 3 Kota serang professional dan memiliki 
kompetensi sesuai bidangnya memegang kendali sepenuhnya atas keberlangsungan 
pembinaan akhlakul karimah bagi siswa, dan juga ditunjang oleh sarana dan 
prasarana yang memadai. Adapun factor penghambat yang ditemukan ialah factor 
internal seperti pesan yang disampaikan tidak dipahami, atau kesalah pahaman oleh 
siswa dalam memaknai pesan guru karena tidak memperhatikan, hal ini biasa 
disebut missed communication. Adapun factor eksternal ialah dari siswa dengan 
dipengaruhi lingkungan yang kurang baik, pemanfaat teknologi yang salah dan 
kurangnya perhatian orang tua dapat mengakibatkan siswa enggan menerima nasihat 
dari guru dalam mengimplementsikan nilai-nilai akhlakul karimah.</note>
<subject authority=""><topic>Pembinaan Akhlalul Karimah</topic></subject>
<classification>2x7.22</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 827</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 827</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 827</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25486</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-13 11:55:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-13 11:55:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>