Detail Cantuman Kembali
Penerapan Teknik Client Centered Counseling dalam Mengatasi Trauma Emosional Remaja Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (Studi Kasus di Lembaga Perlindungan Anak Banten)
Penelitian ini, peneliti berfokus pada remaja sebagai anak yang menjadi
korban KDRT orang tuanya. Korban mengalami trauma akibat kekerasan
yang dialaminya seperti, trauma emosional yang dilatar belakangin KDRT
yag dilakukan oleh orang tuanya sikap tidak percaya diri, mudah cemas,
bahkan sampai lebih parahnya lagi akan menyebabkan diri remaja mengalami
bipolar akibat terlalu banyaknya kekerasan yang dialaminya, kekerasan yang
dilakukan oleh orang tua merupka hal yang sepele menurut orang tua akan
tetapi itu merupakan dampak yang sangat besar bagi sikis anak yang
mengalami KDRT karena akan mengakibatkan anak menjadi trauma akibat
banyaknya kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya. Kasus kekerasan ini
semakin marak terjadi karena banyak beberapa faktor yang menyebabkan
orang tua tega menganiaya anak salah satunya diakibatkan dengan faktor
ekonomi yang semakin sulit, yang menyebabkan orang tua tega menganiyaya
anak kandungnya sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk menyadarakan korban agar bisa bangkit dari
trauma yang dialaminya dengan penelitian ini peniliti menggunakan metode
kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara,
dokumentasi, adapun jumlah responden yang digunakan oleh peneliti yaitu 5
orang responden remaja korban KDRT. Adapun hasil dari penelitian yang
telah peneliti lakukan adalah:1). Dampak dari kekerasan fisik kepada anak
remaja bisa mengalami anak remaja mengalami trauma akibat kekerasan fisik
yang dialaminya, kebanyakan trauma ynag dialaminya yaitu, tidak percaya
diri, mudah cemas, mudah emosi sampai dengan mengalami bipolar akibat
banyaknya tekanan kekerasan yang dialaminya, 2). Proses penerapan
konseling dengan menggunakan teknik Client Centered Conseling pada
remaja korban kekerasan dalam rumah tangga berubah mereka bisa
mengendalikan trauma yang mereka alami setelah melakukan konseling
individual dengan peneliti dengan pertemua tiga kali responden bisa
mengendalikan trauma yang dialaminya,3). Hasil dari penerapan konseling
individu dengan menggunakan teknik Client Centered Conseling dengan
remaja korban kekerasan dalam rumah tangga yang mengalami trauma
emosional yaitu responden bisa atau mampu untuk mengendalikan emosinya,
kesedihanya, bahkan sampai responden mulai bisa bersosialiasi lagi dengan
teman sebayanya, walapun tidak sepenuhnya bisa terbuka terhadap teman
sebayanya, tetapi setidaknya responden bisa kembali beradaptasi dengan
teman sebayanya, dan responden juga bisa lebih fokus lagi dengan
kehidupanya yang sekarang dan masa depanya.
Cindi Pratama Putri - Personal Name
SKRIPSI BKI 744
152
Text
Indonesia
2022
serang
xiii + 117 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







