<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25445">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Teknologi dan Layanan Pembelajaran terhadap Mutu Pembelajaran di MAN 1 dan MAN 2 Pandeglang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Try Septy Tanys Utami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 244 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>enelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknologi dan layanan pembelajaran secara menyeluruh terhadap mutu pembelajaran di MAN 1 dan MAN 2 Pandeglang. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian dengan metode kuantitatif deskriptif. Populasi berjumlah 1225 dari siswa/i, guru dan tenaga kependidikan. Dengan menggunakan persamaan rumus slovin, didapatkan sampel sebanyak 125 responden yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan sampel ini didasarkan pada kelompok acak. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur dan kuisioner dengan menggunakan skala likert. Data dianlisis menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi tunggal dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, teknologi berpengaruh secara signifikan terhadap Mutu Pembelajaran di MAN 1 dan MAN 2 Pandeglang dengan hasil koefisien determinasi sebesar R2 = 0,667. Artinya, sebanyak 66,7 % teknologi (X1) memberikan pengaruh terhadap Variabel Mutu Pembelajaran (Y1). Kedua, layanan pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap Mutu Pembelajaran dengan hasil koefisien determinasi sebesar R2 = 0,526. Artinya, sebanyak 52,6% layanan pembelajaran (X2) memberikan pengaruh terhadap variabel Mutu Pembelajaran (Y1). Ketiga, teknologi dan layanan pembelajaran secara menyeluruh berpengaruh terhadap Mutu Pembelajaran. Dengan koefisien determinasi sebesar R2 = 0,567. Artinya, sebanyak 56,7 % variabel X1 dan X2 memberikan pengaruh kepada variabel Y1. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Ha diterima pada setiap uji hipotesis. Teknologi dan layanan pembelajaran secara menyeluruh memberikan kontribusi terhadap Mutu Pembelajaran. Semakin tinggi teknologi dan layanan pembelajaran maka semakin tinggi pula Mutu Pembelajaran. Pengembangan inovasi dalam meningkatkan Mutu Pembelajaran perlu ditingkatkan sehingga kualitas lembaga dapat bernilai baik dan meningkatkan Mutu Pembelajaran.</note>
<classification>2x7.33</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS MPI 141</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS MPI 141</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS MPI 141</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25445</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 08:35:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 08:36:11</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>