<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25443">
<titleInfo>
<title>Penerapan 
Konseling Behavioral Dengan Teknik Desensitisasi Sistematis Pada Gangguan 
Kecemasan Pada Remaja Terhadap Vaksin Ke-3 Booster” (studi di Kampung 
Pancur Gede Kec.Taktakan Kota Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Uswatun Hasanah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxvi + 110 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kecemasan merupakan suatu gejala yang dialami oleh setiap individu, 
kecemasan tersebut terjadi karena faktor lingkungan, maupun faktor psikologis, 
sehingga menimbulkan gejala kecemasan seperti yang terjadi pada responden yang 
mengalami kecemasan terhadap vaksin ke 3 booster, kecemasan tersebut terjadi 
berupa perasaan gelisah, gemetar, keringat dingin serta jantung berdebar-debar, 
kecemasan tersebut terjadi ketika responden merasa tidak nyaman terhadap kondisi 
akan melaukan vaksin ke 3 booster.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian 
ini adalah: 1) bagaimana gambaran kcemasan remaja terhadap vaksin ke 3 booster? 
2) bagaimana penerapan konseling behavioral dengan teknik desensitisasi sistematis 
untuk mengurangi kecemasan remaja terhadap vaksin ke 3 booster? 3) bagaimana 
hasil penerapan teknik desensitisasi sistematis untuk mengurangi kecemasan remaja 
terhadap vaksin ke 3 booster?
Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui gambaran 
kecemasan remaja terhadap vaksin ke 3 booster, 2). Untuk mengetahui penerapan 
konseling behavioral dengan teknik desensitisasi sistematis untuk mengurangi 
kecemasan remaja terhadap vaksin ke 3 booster, 3). Untuk mengetahui hasil 
penerapan teknik desensitisasi sistematis untuk mengurangi kecemasan remaja 
terhadap vaksin ke 3 booster.
Penelitian ini dilakukan di Kp.Pancur Gede Rt/Rw 001/004 Kec.Taktakan 
Kota Serang Banten, dalam penelitian ini menggunakan pendekatan dengan jenis 
penelitian tindakan, dengan menggunakan metode kualitatif, serta teknik yang 
digunakan dalam pengumpulan data berupa observasi serta wawancara, tahap yang 
digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan konseling behavioral 
dengan teknik desensitisasi sistematis untuk mengurangi kecemasan pada remaja 
terhadap vaksin ke-3 booster, yaitu dengan mengidentifikasi masalah, eksplorasi 
perasaan, penguatan serta evaluasi.
Setelah peneliti melakukan pendekatan dengan teknik desensitisasi 
sistematis untuk mengurangi kecemasan pada remaja terhadap vaksin ke 3 booster, 
maka hasilnya responden sudah merasa lebih baik, lebih tenang, serta responden 
akan berusaha berani untuk melakukan vaksin ke booster</note>
<subject authority=""><topic>Kecemasan, Vaksin ke-3, Teknik, Desensitisasi Sist</topic></subject>
<classification>150</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 776</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 776</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 776</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25443</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-29 15:32:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-29 15:32:32</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>