<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25434">
<titleInfo>
<title>TAUHID DALAM PERSPEKRIF AL-QUR’AN
(Kajian Tafsir Jami’ Al-Bayan karya Ibnu Jarir At-Thabari)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abdul Rosid</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xx + 98 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini di latar belakangi oleh, karena banyaknya 
umat islam menggunakan kalimat tauhid ini untuk berdzikir, dan 
juga tidak desikit dari umat islam sendiri mengetahui makna yg 
terkandung dalam kalimat tauhid ini, akan tetapi penulis hanya 
menulis ayat yang objektif saja.
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah 1. 
Bagaimana penafsiran ayat-ayat tauhid dalam tafsir At-Thanari?
2. Bagaimana langkah-langkah Ibnu Jarir menafsirkan ayat-ayat 
tauhid dalam tafsir At-Thabari?
Tujuan penelitian ini yakni memiliki beberapa tujuan, 
diantaranya: 1.untuk mengetahui ayat-ayat tauhid penafsiran 
Ibnu Jarir At-Thabaru dalam tafsir At-Thanari?, 2. Untuk 
mengetahui langkah-langkah Ibnu Jarir Dalam menafsirkan ayatayat tauhid dalam tafsirannya tafsir At-Thabari.
Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu metode kepustaka (libralyreseach). Mengedepankan kajian 
pustaka dan mengambil data-data tertulis seperti jurnal, karya 
tulis ilmiah dan buku.
Kesimpulan dari peneliti ini adalah menurut Ibnu Jarir 
At-Thabari kalimat tauhid disni memiliki arti bahwasannya 
Allah lah yang berhak terhadap ibadah segala sesuatu, tidaklah 
layak ibadah kecuali untuk-Nya, dan tidak layak bagi sesuatu 
pun selain-Nya. Adapun langkah-langkah Ibnu Jrir At-Thabari 
dalam menafsirkannya adalah Tafsir At-Thabari menggunakan 
metode penafsiran bil al-rayi (logika). Metode yang digunakan 
tafsirnya adalah metode tahlili, yaitu menafsirkan Al-Qur’an 
secara runtut sesuai dengan urutan ayat atau surah dalam mushaf 
Al-Qur’an. Adapun corak tafsirnya adalah dengan corak fiqih.</note>
<subject authority=""><topic>Tauhid Perspektif Al-Qur'an</topic></subject>
<classification>2x1.43</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 505</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 505</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 505</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25434</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-29 10:47:03</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-29 10:54:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>