<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25398">
<titleInfo>
<title>Tinjauan Fiqih 
Siyasah Maliyah terhadap Kebijakan Peralihan Anggaran Desa di 
Masa Pandemi Covid-19 Menurut Permendes No. 6 Tahun 2020 
(Stadi Kasus Ds. Kebonratu, Kec. Lebak Wangi, Kab. Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ujang Maulana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 86 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Berdasarkan Keputusan Pemendes No.l 6 Tahunl 2020 perihal 
Perubahanl atas Permendesl 11 Tahunl 2019 tentangl Prioritas 
Penggunaanl Dana Desal Tahun 2020, maka rumusan masalah dalam 
penelitian ini adalah: Bagaimana Analisis Yuridis terhadap Kebijakan 
Peralihan Anggaran Ds. Kebonratu Tahun 2020 di Masa Pandemi 
Covid-19 menurut permendes No. 6 Tahun 2020?; dan bagaimana 
Analisis Fiqih Siyasyah Maliyah Terhadap Kebijakan Peralihan 
Anggaran Desa di Ds. Kebonratu Tahun 2020 di Masa Pandemi Covid19?.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis yuridis dan 
tinjauan Fiqih Siyasyah Maliyah terhadap kebijakan peralihan anggaran 
Ds. Kebonratu tahun 2020 di masa pandemi Covid-19. Mengunakan 
metode penelitian yuridis empiris, pengelolaan data kualitatif, dan 
menggunakan data hasil pengamatan, wawancara, serta menelaah 
dokumen.
Hasil penelitian: Pertama, peralihan anggran Ds. Kebonratu di 
masa Pandemi Covid-19 membuktikan bahwa sebagian dana ADD 
yang seharusnya digunakan untuk pembangunan, kini dialokasikkan 
kepada kegiatan sosial/Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun, karena 
ketidaktahuan masyarakat tentang kriteria penerima dana BLT, terlebih 
pemerintah desa tidak transparan dalam pengelolaan data, sehingga 
dana BLT disalurkan kepada penerima yang tidak sesuai dengan 
kriteria.
Kedua, Peralihan Anggaran Ds. Kebonratu belum sesuai 
dengan Fiqih Siyasah Maliyah. Hal ini karena dalam penyaluran dana 
BLT tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Sehingga 
hasilnya tidak selaras dengan kajian Fiqih Siyasah Maliyah, yaitu tidak 
diberikan kepada orang yang benar-benar tidak mampu/fakir miskin, 
tidak meningkatkan kesehatan masyarakat, dan tidak mewujudkan 
kemaslahatan bersama dan pemerataan pendapatan kekayaan.</note>
<subject authority=""><topic>Fiqih Siyasah Maliyah, Anggaran Desa</topic></subject>
<classification>351</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 281</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 281</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 281</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25398</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-28 11:31:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-28 14:27:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>