Detail Cantuman Kembali

XML

Konflik Sosial-Keagamaan di Banten Tahun 2011 (Studi tentang Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik-Pandeglang)


Jemaat Ahmadiyah merupakan salah satu aliran dalam Islam. Organisasi keagamaan ini dibentuk oleh Mirza Ghulam Ahmad pada tahun 1889 di India. Jemaat Ahmadiyah kemudian menyebar ke berbagai kawasan di dunia, termasuk Indonesia pada tahun 1925 di daerah Tapaktuan, Aceh. Setelah itu, jemaat Ahmadiyah berkembang ke berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu wilayah tersebut adalah Banten dengan membentuk program khusus, yaitu KTB (Komite Tabligh Banten). Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: 1) Bagaimana kemunculan Ahmadiyah di Banten?, 2) Bagaimana interaksi sosial jemaat Ahmadiyah dengan masyarakat Banten?, dan 3) Bagaimana konflik sosial-keagamaan di Cikeusik-Pandeglang tahun 2011? Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tentang: 1) Kemunculan Ahmadiyah di Banten, 2) Interaksi sosial jemaat Ahmadiyah dengan masyarakat Banten, dan 3) Konflik sosialkeagamaan di Cikeusik-Pandeglang tahun 2011. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan sebagai berikut: 1) Pemilihan topik, 2) Pengumpulan sumber, 3) Verifikasi, 4) Interpretasi, dan 5) Penulisan (historiografi). Berdasarkan hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa Ahmadiyah masuk ke Banten pada tahun 1950-an di Rangkasbitung oleh Ahmad Nuruddin. Setelah itu, Ahmadiyah mulai berkembang ke berbagai daerah di Banten, di antaranya Cikeusik dan Pandeglang dengan dibentuknya KTB oleh Khaerudin Barus. Namun, kehadiran Ahmadiyah di tengah masyarakat Banten mendapat banyak respon negatif karena perbedaan pandangan yang mencolok dalam hal: 1) Kenabian, 2) Wahyu, dan 3) Sosok Nabi Isa. Hal ini kemudian berdampak pada interaksi sosial masyarakat terhadap jemaat Ahmadiyah terutama dalam hal keagamaan. Hubungan yang kurang harmonis tersebut melahirkan konflik yang berujung pada insiden penyerangan di daerah Cikeusik yang menewaskan tiga anggota Ahmadiyah, yaitu Roni Pasaroni, Tubagus Candra dan Warsono.
Eroh - Personal Name
SKRIPSI SPI 301
303
Text
Indonesia
2016
serang
xii + 73 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...