<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25360">
<titleInfo>
<title>Manajemen Pendidikan 
Keagamaan Islam bagi Warga Binaan pada Lembaga Pemasyarakatan 
(LAPAS) Cilegon dan Serang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>A. Hendrid Suko Prastyono</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxiv + 249 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pendidikan keagamaan 
islam bagi warga binaan pada lembaga pemasyarakatan (LAPAS) Cilegon 
dan Serang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, 
observasi dan dokumentasi, Adapun hasil penelitian yaitu : 1).Manajemen 
pendidikan keagamaan Islam bagi warga binaan di LAPAS Cilegon Di 
antaranya adalah : perencanaan (planning), yaitu menentukan tujuan program 
pendidikan keagamaan Islam, menentukan program yang disesuaikan dengan 
keadaan warga binaan, serta menjadwalkan kegiatan. Pengorganisasian 
(organizing) yaitu membuat struktur kepengurusan dan membagi tugas 
pendidikan keagamaan Islam yaitu Pembina/Pengasuh menunjuk atau 
memilih pengurus DKM Masjid warga binaan, memilih pengurus aula, 
menentukan koordinator blok dan ketua kamar. Pelaksanaan (actuating), 
semua elemen pendidikan keagamaan Islam untuk melaksanakan hal-hal 
yang telah direncanakan. Pengendalian/pengawasan (controlling), dengan 
memberlakukan sistem absensi dalam setiap kegiatan, selalu melakukan 
pengawasan dalam setiap kegiatan dan mengevaluasi setiap pendidikan 
keagamaan Islam yang telah dilaksanakan. Pengarahan (Directing),
pemberian latihan pengembangan seni Islami dan keterampilan (skill),
Motivasi (Motivating) pemberian motivasi berupa reward yang diberikan 
yakni usulan untuk mendapatkan pengajuan bebas bersyarat dan punishment 
dalam bentuk direndam dalam kolam tobat, dan Kepemimpinan (Leading) 
Kepemimpinan (Leading) pembina setiap sebulan sekali memberikan 
bimbingan kepada pengurus kegiatan pendidikan keagamaan 2). Manajemen 
pendidikan keagamaan Islam bagi warga binaan di LAPAS Serang yaitu 
perencanaan (planning), menentukan tujuan kependidikan keagamaan Islam, 
menentukan program yang disesuaikan dengan keadaan warga binaan, serta 
menjadwalkan kegiatan. Pengorganisasian (organizing) yaitu membuat 
struktur kepengurusan koordinator bidang kegiatan rumah tangga warga 
binaan dan ditunjuk blok. Pelaksanaan (actuating), yang dilakukan adalah 
menggerakkan semua elemen pendidikan keagamaan Islam untuk 
melaksanakan hal-hal yang telah direncanakan. Pengendalian/pengawasan 
vi
(controlling), memberlakukan sistem absensi dalam setiap kegiatan, selalu 
melakukan pengawasan dalam setiap kegiatan dan mengevaluasi setiap 
pendidikan keagamaan Islam yang telah dilaksanakan. Pengarahan 
(Directing), pemberian latihan pengembangan seni Islami dan keterampilan 
(skill), Motivasi (Motivating) memberikan motivasi berupa reward yang 
diberikannya usulan untuk mendapatkan bebas bersyarat dan punishment
dalam bentuk penundaan pengusulam pemberian surat bebas bersyarat.
Kepemimpinan (Leading) pembina setiap sebulan sekali memberikan 
bimbingan kepada pengurus kegiatan pendidikan keagamaan 3).
Perbandingan yang ada pada manajemen pendidikan keagamaan Islam bagi 
warga binaan di LAPAS Cilegon dan Serang keduanya sudah menggunakan 
fungsi-fungsi yang ada dalam manajemen Pendidikan perbedaannya pada 
fungsi pengorganisasian (organizing) dan motivasi (motivating) saja, hal 
tersebut dilakukan dalam upaya untuk mendapatkan hasil warga binaan 
menjadi aktif dalam mengikuti setiap kegiatan pendidikan keagamaan yang
dilakukan.</note>
<subject authority=""><topic>Manajemen Pendidikan, Keagamaan, Warga Binaan, LAP</topic></subject>
<classification>370</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS MPI 172</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS MPI 172</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS MPI 172</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25360</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 14:03:44</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 14:11:24</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>