<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25348">
<titleInfo>
<title>Hukum Wanita Karir Yang Bersolek Pada Masa Berkabung Menurut 
Konsep Maslahah Mursalah (Studi Kasus di Komplek Taman 
Krakatau)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SOVINATUNNAZAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi + 79 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam kompilasi Hukum Islam pasal 170 menjelaskan bahwa 
seorang isteri karir yang ditinggal mati suami wajib melaksanakan masa 
berkabung selama masa iddah sebagai tanda turut berduka cita dan 
sekaligus menjaga timbulnya fitnah. Dalam hukum islam di dalam Qs. 
Al- Baqarah ayat 234 menjelaskan bahwa wanita yang ditinggal mati 
suami diperintahkan untuk menjalankan masa berkabung selama 4 bulan 
10 hari. Tetapi pada kenyataanya, ada seorang isteri yang tidak 
melaksanakan kewajibannya karena beberapa hal yang menjadi faktor 
pelanggaran ia tidak melaksanakan masa berkabung. Salah satu dari 
faktor tersebut ialah karena faktor pekerjaan. Isteri tersebut melakukan 
pelanggaran terhadap kompilasi hukum islam dengan alasan agar isteri 
tersebut bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Sehingga 
penulis tertarik untuk meneliti dan mengkaji lebih dalam untuk 
meluruskan permasalahan ini kedalam konsep maslahah mursalah.
Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini 
adalah bagaimana kesadaran wanita karir dalam menerapkan ihdad (masa 
Berkabung) di Komplek Taman Krakatau. Apa penyebab wanita karir 
tidak menjalankan ihdad (masa berkabung). Dan bagaimana konsep 
maslahah mursalah terhadap hukum wanita karir yang bersolek bagi 
wanita yang sedang menjalankan masa berkabung.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk 
kesadaran wanita karir dalam menerapkan kewajiban masa berkabung di 
Komplek Taman Krakatau. Untuk mengetahui penyebab wanita karir 
tidak menjalankan kewajiban masa berkabung. Dan untuk mengetahui 
konsep maslahah mursalah terhadap hukum wanita karir yang bersolek 
dalam masa berkabung.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif- Sosiologis yaitu 
penelitian yang meneliti pada kondisi objek yang nyata dan alamiah. 
Dimana peneliti adalah sebagai kunci dari teknik pengumpulan data. 
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian ini 
menggunakan pendekatan sosiologi hukum islam. Dan menggunakan 
studi Kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian 
ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa wanita karir yang 
ditinggal mati suami tidak melaksanakan masa berkabung, yaitu dapat 
dilihat dari kadar tujuan yang menjadi alasan untuk tidak melaksanakan 
kewajiban masa berkabung. Meskipun kewajiban tersebut sudah jelas 
dalam kompilasi hukum islam pasal 170 akan tetapi, pada konsep
maslahah mursalah dari pendapat Al-Ghazali bahwa untuk melaksanakan 
maslahah mursalah itu harus mengedepankan sesuatu yang membawa 
manfaat dan menjauhkan dari kerusakan yaitu yang bertujuan untuk 
memelihara Agama, Jiwa, akal, keturunan dan harta. Karena isteri 
tersebut melakukan hal itu karena dalam kebutuhan yang mendesak dan
ingin mempertahankan pekerjaannya agar tidak di pecat oleh perusahaan 
ia bekerja lalu mempertahankan ekonomi keluarganya agar ia dapat 
memberi nafkah untuk anak-anak yang ditinggal oleh suaminya, 
memberikan kebutuhan sandang, pangan dan papan untuk anak dan 
dirinya. Maka penelitian ini termasuk kedalam maslahah mursalah dan 
tujuannya jelas membawa kemanfaatan untuk kehidupan anak-anaknya</note>
<subject authority=""><topic>HUKUM, MASLAHAH MURSALAH</topic></subject>
<classification>340</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 388</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 388</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 388</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25348</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-23 15:00:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-23 15:01:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>