<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25291">
<titleInfo>
<title>Studi 
Komparatif Pemikiran Ali Abdurraziq Dan Al Maududi Tentang Hubungan 
Antara Agama Dan Pemerintahan Negara</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AHMAD RIFQI SULISTIO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 106 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Setelah Nabi wafat Masalah pertama dalam Islam dalam sejarah adalah 
masalah politik yaitu masalah pemerintahan, hal ini terjadi karena Rasulullah 
tidak memberikan penjelasan yang jelas tentang siapa yang harus 
menggantikannya sebagai pemimpin dan apakah di masa depan Islam harus 
membentuk sebuah negara dalam bentuk khusus.Konsep negara dalam Islam
memang tidak pernah dijelaskan secara rinci. Ulama berbeda pendapat dalam 
ijtihadnya mengenai hal ini. Dalam sebuah negara, hubungan antara agama dan 
negara sering menampilkan kesenjangan dan pertentangan. Para sosiolog teoritis 
politik Islam, merumuskan tiga teori mengenai pola hubungan antara agama 
dengan negara. Pertama, antara agama dan negara bersifat integralistik, keduanya 
tidak dapat dipisahkan. Kedua, menawarkan konsep agama dan negara bersifat 
sekularistik yang memisahkan agama dari urusan negara. Ketiga, menawarkan 
konsep agama dan negara berhubungan secara simbiotik.
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah : 1.) Bagaimana 
pandangan Ali Abdurraziq tentang Konsep Hubungan Agama dan Pemerintahan 
Negara?, 2.) Bagaimana pandangan Al Maududi tentang Konsep Hubungan 
Agama dan Pemerintahan Negara?.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1.) pandangan dari ali abdurraziq 
mengenai hubungan antara agama dan pemerintahan negara. 2.) Pandangan AlMaududi Mengenai Hubungan Antara agama dan Negara.
Metode Penelitian skripsi ini merupakan penelitian kepustakaan 
deskriptif-analitik (library search) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan 
data digunakan melalui telaah buku, literatur, catatan, dan laporan yang berkaitan 
dengan masalah yang diteliti. Dalam hal ini, penulis membaca dan mengekstrak 
teori-teori dari buku-buku yang terkait dengan masalah dan menyimpulkan hasil 
penelitian dari berbagai jenis buku, yaitu: buku Ali Abdurraziq dan Al-Maududi, 
Al-Qur'an dan Hadits, Hasil Seminar, Artikel, majalah, akses ke artikel internet.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1.) Pandangan Ali 
Abdurraziq agama dan negara tidak ada hubungannya satu sama lain, Ali 
Abdurraziq melihat Islam sebagai agama dan bukan sebagai negara. Teori negara 
tidak benar-benar dijelaskan secara rinci dalam ajaran Islam dalam Al-Quran dan 
Sunnah, serta selama tidak adanya larangan untuk menggunakan bentuk 
pemerintahan tertentu maka sah-sah saja jika umat muslim menjadikan sekuler 
sebagai bentuk pemerintahan negaranya. 2.) Pandangan Al-Maududi, di sisi lain, 
percaya bahwa tidak ada pemisahan antara agama dan negara. Karena agama dan 
negara adalah dua aspek yang sangat erat hubungannya, Beliau menginginkan 
bahwasannya umat Islam harus menjadikan Islam sebagai way of life termasuk 
pada kehidupan bernegara.beliau juga mencetuskan konsep teo-demokrasi,konsep 
ini menilai bahwa hukum sifatnya hanya boleh datang dari tuhan saja,Adapun 
bagaimana sifat administrasinya baru boleh diatur oleh manusia</note>
<subject authority=""><topic>Agama, Negara, Sekuler, Ali Abdurraziq, Al-Maududi</topic></subject>
<classification>340</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 377</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 377</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 377</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25291</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-19 11:35:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-19 11:36:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>