<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25272">
<titleInfo>
<title>Qasidah “AsySyakku Wal-Wahmu Ra'sus Syari Wal Hażari” Karya Al-Imam Habib 
Abdullah bin Alawi al-Haddad (Studi Analisis Semiotika Riffaterre)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aat Alfiatunnisa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 120 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini membahas tentang analisis qasidah Asy-Syakku Wal 
Wahmu Ra’sus Syari Wal Hazari karya al-Imam Habib Abdullah bin Alawi alHaddad, seorang ulama Tarim-Hadramaut. Penelitian ini dilakukan karena 
sulitnya memahami makna yang terdapat didalam qasidah. Oleh karena itu, 
digunakanlah teori semiotika Michael Riffaterre sebagai objek formalnya. 
Tujuan dari penggunaan teori semiotika dalam mengkaji qasidah Asy-Syakku 
Wal Wahmu Ra’sus Syari Wal Hazari untuk mengetahui makna dibalik 
ungkapan-ungkapan yang ada dalam qasidah, kemudian disatukan maknanya 
sehingga pesan yang terkandung dalam qasidah tersebut dapat tersampaikan 
dengan jelas.
Metode analisis dalam teori semiotika Riffaterre terdiri dari pembacaan 
heuristik, pembacaan hermeneutika atau retroaktif: hipogram potensial, 
menentukan matriks, model, varian dan hipogram aktual. Pembacaan heuristik 
dilakukan untuk mengetahui arti kamus per kata dari setiap bait qasidah. Tujuan 
dilakukan pembacaan heuristik adalah lebih memudahkan pemahaman peneliti 
akan bahasa yang digunakan dalam qasidah. Kemudian menentukan 
ketidaklangsungan ekspresi dilakukan untuk mengetahui perubahan arti, 
penyimpangan arti dan penciptaan arti apa saja yang digunakan dalam qasidah. 
Setelah itu dilakukan pembacaan hermeneutika yang merupakan hasil dari 
deskripsi hipogram potensial, penentuan matriks, model, varian dan hipogram 
aktual. 
 Hasil yang didapatkan peneliti dalam penelitian ini adalah bahwasanya 
merupakan puisi tentang nasehat. Hal tersebut terlihat dari pembacaan heuristik 
yang membuat pembacaan lebih mudah dipahami dari segi bahasa setelah 
dilakukan dan penentuan ketidaklangsungan ekspresi, akan tetapi belum 
mencapai kesatuan makna. Terlihat juga dari hipogram potensial dalam 
pembacaan hermeneutik yang menunjukkan ajakan penyair dengan cara 
berdakwah untuk mengingatkan kepada masyarakat agar berbaik sangka kepada 
Allah, tidak boleh ragu ataupun putus asa dari pertolongan Allah dan setiap 
kesulitan akan ada kemudahan. Kemudian modelnya terdapat pada dua kata 
yaitu: bahaya dan Tuhan. Kemudian pada matriksnya menunjukkan nasihat 
penyair tentang kehidupan. Dan pada hipogram aktual terdapat persamaan 
antara makna dalam bait qasidah dengan ayat al-qur’an yang membahas tentang 
ajakan untuk kembali kepada Allah Swt dan bersholawat kepada Nabi 
Muhammad Saw.</note>
<subject authority=""><topic>Semiotika Riffaterre</topic></subject>
<classification>419</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 345</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 345</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 345</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25272</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 11:56:44</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 15:24:51</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>