<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25269">
<titleInfo>
<title>Efektivitas Mediasi dalam 
Perkara Perceraian pasca Berlakunya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 
Tahum 2016 Tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan (Studi Kasus di 
Pengadilan Agama Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dahlia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 90 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Urgensi dan motivasi dari mediasi adalah agar pihak-pihak yang 
berperkara menjadi damai dan tidak melanjutkan perkaranya dalam proses 
pengadilan. Tujuan utama Mediasi adalah untuk mencapai perdamaian antara 
pihak-pihak yang bertikai. Berdasarkan PERMA No. 1 Tahun 2016 jalur mediasi 
merupakan bagian dari hukum acara perdata. Ini berarti hakim dituntut 
semaksimal mungkin untuk mengusahakan perdamaian bukan hanya 
menjalankan formalitas Undang-undang belaka.
Perumusan masalah adalah:1. Bagaimana praktek mediasi dalam perkara 
perceraian di Pengadilan Agama Serang? 2. Bagaimana efektivitas peraturan 
mahkamah agung nomor 1 tahun 2016 pada praktek mediasi di Pengadilan 
Agama Serang dalam menangani perkara perceraian?
Dengan tujuan: 1. Untuk mengetahui bagaimana praktek mediasi dalam 
perkara perceraian di Pengadilan Agama Serang. 2. Untuk mengetahui 
efektivitas peraturan mahkamah agung nomor 1 tahun 2016 pada praktek 
mediasi di Pengadilan Agama Serang dalam menangani perkara perceraian. 
Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis 
sosiologis empiris, dimana dalam penelitian ini ditujukan untuk mengetahui 
kenyataan dengan cara melihat penerapan dari hukum dalam hal ini adalah 
peraturan Mahkamah Agung No.1 tahun 2016 dengan cara melihat langsung 
realita yang ada di Pengadilan Agama Serang. Pendekatan penelitian ini 
menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, karena penulis berangkat dari 
fakta yang ada di Pengadilan Agama Serang.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1. Prosedur mediasi yang 
dijalankan di Pengadilan Agama Serang sudah sesuai dengan apa yang 
tercanmtum dalam PERMA No.1 tahun 2016. 2. Efektivitas mediasi di 
Pengadilan Agama Serang dinilai masih belum efektif dalam menyelesaikan 
perkara perceraian. Berdasarkan data yang diperoleh, bahwa tingkat keberhasilan 
mediasi tidak sebanding dengan jumlah perkara perceraian yang dimediasi, 
dimana tercatat sebanyak 968 perkara yang dimediasi hanya sebanyak 68 
perkara yang berhasil dimediasi atau hanya sebesar 7% persentase keberhasilan 
mediasi pada tahun 2021. Rendahnya tingkat keberhasilan mediasi yang ada di 
Pengadilan Agama Serang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu keinginan 
kuat para pihak untuk bercerai, sudah terjadi konflik berkepanjangan, faktor 
psikologis atau kejiwaan dan adanya perasaan malu untuk mengalah.</note>
<subject authority=""><topic>Mediasi dalam Perkara Perceraian</topic></subject>
<classification>2X4.302</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 353</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 353</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 353</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25269</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 10:35:21</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 10:35:40</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>