<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25153">
<titleInfo>
<title>ETIKA BERMEDIA SOSIAL
(Kajian Hadis Tematik)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Rifki Maulana Efendi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xix + 98 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu hal penting dalam menjaga keharmonisan manusia dalam 
menjalani kehidupannya adalah masalah etika. Etika merupakan refleksi dari 
moralitas perilaku manusia. Ketika zaman semakin berkembang, perilaku manusia 
juga akan mengikuti perkembangan zaman, maka tidak heran jika permasalahan 
manusia juga semakin kompleks. Ilmu pengetahuan dan teknologi selain 
memberikan pengaruh positif dalam kehidupan manusia, juga memberikan dampak 
negatif, seperti munculnya masalah-masalah moral baru.
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka rumusan masalah dalam 
skripsi ini adalah “ Bagaimana etika bermedia sosial ?, Bagaimana hadis-hadis 
etika bermedia sosial ?, dan Bagaimana pemahaman hadis terkait etika bermedia 
sosial ?”
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Etika Bermedia 
Sosial, Klasifikasi Hadis Etika Bermedia Sosial, dan Pemahaman Hadis Tentang 
Etika Bermedia Sosial. Ketika ditemukan riwayat hadis yang memiliki keterkaitan 
dengan yang dilengkapi dengan pemahaman berupa analisis dari hadis-hadis 
tersebut.
Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian Studi 
Kepustakaan (library research) sehingga diperlukan bagi peneliti untuk menelaah 
dan meneliti berbagai pustaka seperti buku-buku, kitab-kitab, literatur-literatur, 
yang ada sehingga akan diperoleh data-data yang berhubungan dengan masalah 
yang dibahas dan dipecahkan. Adapun metode yang digunakan yakni metode 
tematik (maudhu‟i).
Hasil dari penelitian skripsi ini, sebagai berikut: 
Terdapat beberapa alasan mengapa etika berperan penting dalam bermedia 
sosial. Pertama, latar belakang pengguna media sosial bersifat heterogen (beragam) 
dan berbeda-beda. Kedua, komunikasi yang berlangsung di media sosial cenderung 
dilakukan melalui teks semata. Tentunya memerlukan usaha pembentukan 
(encoding) dari pengguna maupun upaya penafsiran (decoding) dari pengguna 
lainnya. Ketiga, media sosial merupakan transformasi dari hubungan interaksi di 
dunia nyata (offline) ke dalam dunia virtual (online). Etika bermedia sosial sangat 
diperlukan agar setiap pengguna memahami hak dan kewajibannya .Klasifikasi 
hadis-hadis tentang etika bermedia sosial, diantaranya yaitu : Hadis tentang setiap 
agama memiliki etika (HR. Ibnu Majah nomor 4181), bertutur kata baik (HR. 
Bukhari nomor 6136), saling menutup aib satu sama lain ”(HR. Bukhari nomor 
6951), larangan ghibah (HR. Muslim Nomor 2589), mencela dan menuduh orang 
lain (HR Muslim Nomor 2581), larangan untuk tidak memiliki prasangka buruk 
dan mencari-cari kesalahan orang lain (HR. Tirmidzi nomor 1988), menjaga lisan 
dan perbuatan (HR. Tirmidzi nomor 2627) , penyebaran berita hoaks (HR Bukhari 
Nomor 7545), perintah untuk berlaku jujur (HR Bukhari Nomor 609), mengatakan 
sesuatu yang tidak jelas sumbernya (HR Muslim Nomor 593). Setelah selesai 
dalam tahap klasifikasi hadis-hadis yang berkaitan dengan etika bermedia sosial, 
kemudian hadis-hadis tersebut diberikan penjelasan dari berbagai syarah serta 
karya tulis ilmiah, diantaranya yaitu : Syarah Shahih Bukhari, Syarah Shahih 
Muslim, Fathul Bari Syarah Shahih Bukhari, dan berbagai karya tulis ilmiah 
lainnya</note>
<subject authority=""><topic>BERMEDIA SOSIAL</topic></subject>
<classification>2x2.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 79</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IH 79</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 79</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25153</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 15:43:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 15:43:57</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>