Detail Cantuman Kembali

XML

KARAKTER KEPEMIMPINAN DALAM AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR KEMENTERIAN


Kepemimpinan didefinisikan sebagai kemampuan seseorang
untuk mempengaruhi orang lain agar mencapai tujuan tertentu.
Karakter adalah tabiat atau watak yang ada pada diri seseorang.
Karakter kepemimpinan sangat berpengaruh dalam jalannya
kepemimpinan, sebab jika seorang pemimpin memiliki karakter yang
tidak jujur dan amanah maka akan merugikan negara, organisasi,
perusahaan dan sebagainya, pemimpin juga harus cerdas agar bisa
mengatasi masalah yang akan terjadi. Di dalam Al-Qur‟an terdapat
penjelasan tentang karakter kepemimpinan yaitu surat At-Taubah ayat
119, Al-Maidah ayat 8, surat An-Nisa ayat 58, surat Yusuf ayat 55, AlMaidah ayat 67, dan surat Ali-Imran ayat 159. Dalam hal ini penulis
mengambil tokoh mufassir komtemporer yaitu Kementerian Agama RI.
Adapun rumusan masalahnya yaitu bagimana karakter kepemimpinan
menurut mufassirin? bagaimana analisis Tafsir Kementerian Agama RI
tentang karakter kepemimpinan dalam Al-Qur‟an?. penulisan skripsi ini
bertujuan untuk memahami pandangan mufassirin tentang karakter
kepemimpinan, untuk mengetahui bagaimana Kementerian Agama
Republik Indonesia memaknai karakter kepemimpinan dalam AlQur‟an.
Penulisan skripsi ini menggunakan berbagai konsep dalam
variable metodologi tafsir yaitu Manhaj Al-Tafsir (Metode Tafsir), AlIttijah (Orientasi), dan Al-Lawn (Corak). Adapun jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research), penelitian
ini merupakan penelitian kualitatif dengan data primer yaitu tafsir
Kementerian Agama RI karya Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur‟an,
dan dilengkapi dengan data sekunder kitab tafsir yaitu Tafsir AlMisbah dan Tafsir Ath-Thabari. Setelah itu buku, jurnal dan karya
ilmiah lainnya yang relavan. Dalam teknik pengumpulan data,
penelitian ini menggunakan metode analysis content dengan
pendekatan deskriptif analisis.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam memilih
pemimpin harus mempunyai karakter Shidiq yaitu kejujuran dan adil,
Amanah yaitu bertanggung jawab dan Amanah, fathanah yaitu
kecerdasan intelektual dan memandang kedepan, Tablig yaitu
komunikasi dan musyawarah.

Dedy Maulana Yusuf - Personal Name
SKRIPSI IAT 485
2X1.4
Text
Indonesia
2022
Serang Banten
xx + 79 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...